UNTUK INDONESIA
Kemenparekraf, Pentingnya Sinergitas Bangkitkan Pariwisata
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo menyebut bahwa sinergitas mampu membangkitkan kembali sektor pariwisata
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo (Foto:Tagar/instagram Angela)

Jakarta - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo menyebut bahwa sinergitas mampu membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Ia mengatakan, pandemi korona yang terjadi di seluruh dunia, khususnya di Indonesia, membuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terpuruk. 

Karena di masa pandemi ini, selain faktor kepercayaan masyarakat atas kebersihan destinasi wisata, daya beli masyarakat juga tengah menurun di masa pandemi ini

Berdasarkan data Organisasi Wisata Dunia (UNWTO), kata Angela, sejak Januari hingga Juni 2020 pariwisata dunia kehilangan 440 juta turis.

“Indonesia diperkirakan kehilangan devisa sebesar 14,5-15,8 miliar dolar AS karena adanya penurunan kunjungan wisatawan mancanegara. Keterpurukan ini dikarenakan sektor pariwisata sangat mengandalkan pergerakan manusia,” kata dia.

Angela menuturkan, pihaknya mengeluarkan berbagai kebijakan dan bantuan untuk membantu para pelaku pariwisata yang terdampak oleh pandemi ini.

Di antaranya dengan membantu likuiditas usaha melalui fasilitasi relaksasi fiskal, pemanfaatan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk mendukung akses permodalan, insentif listrik berupa relaksasi tarif minimum listrik, dan pemanfaatan hotel sebagai lokasi isolasi mandiri dan untuk tenaga kesehatan.

“Sementara untuk ketahanan pekerja pariwisata, kami melihat ada urgensi untuk mendistribusikan bantuan langsung karena banyak pekerja yang dirumahkan bahkan mengalami PHK. Jadi kami sudah memfasilitasi bantuan sosial bagi pekerja pariwisata bersama Kementerian Sosial dan ini terus berjalan, fasilitasi kartu prakerja dengan Kementerian Koordinator Perekonomian, serta akses pengurangan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan, di samping itu Kemenparekraf juga mendistribusikan bantuan pangan darurat langsung ke pelaku pariwisata,” jelas dia.

Selain itu, Angela juga menjelaskan dari segi ketahanan industri pariwisata. Ia menyebut fokus Kemenparekraf saat ini yakni peningkatan kualitas dari destinasi dan persiapan industri dalam adaptasi normal baru.

“Sebagai contoh, kami memberikan pelatihan gratis melalui webinar untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pelaku pariwisata. Kedua adalah revitalisasi sarana dan prasarana seperti program pembersihan destinasi pariwisata yang bertujuan untuk peningkatan kualitas dari destinasi pariwisata itu sendiri. Kami juga telah menyusun protokol kesehatan bersama para stakeholders dan Kementerian Kesehatan yang sudah disahkan dalam KMK Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 untuk sektor pariwisata,” katanya.

Sebagai turunan dari KMK tersebut, Kemenparekraf juga telah meluncurkan buku panduan yang diperuntukkan sebagai petunjuk yang lebih teknis untuk berbagai jenis usaha pariwisata. “Jadi buku ini mejadi acuan yang lengkap dan detail untuk usaha pariwisata secara nasional dalam penerapan protokol kesehatan,” kata Angela.

Sementara, untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata Tanah Air, Kemenparekraf akan memberdayakan wisatawan nusantara melalui program diskon pariwisata yang rencananya akan diluncurkan pada 2021.

“Diskon pariwisata ini gunanya untuk mendorong paket wisata domestik. Karena di masa pandemi ini, selain faktor kepercayaan masyarakat atas kebersihan destinasi wisata, daya beli masyarakat juga tengah menurun di masa pandemi ini,” ujar dia.

Dia juga mengungkapkan rencana jangka menengah dan panjang Kemenparekraf dalam peningkatan spending wisatawan nusantara. “Karena Indonesia merupakan negara dengan populasi besar, kita memiliki peluang di wisata domestik yang masih bisa dimaksimalkan,” jelas dia. []

Baca juga:


Berita terkait
Kemenparekraf Umumkan Tiga Pelaku Usaha Terbaik FSI MMXX
Kemenparekraf umumkan tiga pelaku usaha terbaik di ajang Food Startup Indonesia (FSI) MMXX yang mendapat fasilitasi pembiayaan pengembangan bisnis.
DPR Dukung Kemenparekraf Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata
Kemenparekraf tengah menyiapkan SDM dengan memperbanyak sekolah ataupun lembaga pendidikan di bidang pariwisata.
Kemenparekraf Inisiasi Buku Penyeragaman Ide Hak Cipta Musik
Kemenparekraf mendorong musisi dan pelaku musik membuat buku yang berisi pemahaman bersama mengenai hak cipta atas karya.
0
Kemendikbud Lestarikan Seni Indonesia Melalui AKA-PDBK 2020
Kemendikbud motivasi peserta didik berkebutuhan khusus lestarikan seni melalui AKA-PDBK 2020.