UNTUK INDONESIA
Kecanduan Film Porno, Tukang Odong-odong Cabuli Bocah
Seorang pria berprofesi tukang odong-odong, melakukan tindak pencabulan terhadap seorang anak berusia 11 tahun di Surabaya.
Ilustrasi, pencabulan. (Gambar: Ist)

Surabaya - Seorang pria berprofesi tukang odong-odong, melakukan tindak pencabulan terhadap seorang bocah berusia 11 tahun di Surabaya, Jawa Timur. Tindakan bejat dilakukan pelaku lantaran kecanduan film porno.

Kanit PPA Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, AKP Ruth Yeni mengatakan pelaku melakukan pencabulan terhadap korban pada Februari lalu. Ia ditangkap polisi setelah sempat menjadi buron aparat.

"Pelaku ini sempat buron selama lima bulan," kata dia kepada Tagar saat dihubungi melalui telepon, Kamis 1 Agustus 2019.

"Karena film porno itu, pelaku gelap mata dan nekat mencabuli korban," ujarnya.

Karena film porno itu, pelaku gelap mata.

Ruth menjelaskan, pelaku melancarkan aksinya dengan mengiming-imingi korban dengan uang Rp 50 ribu. Kasus pencabulan ini baru terungkap, setelah korban mengadu ke pendamping Yayasan Embun Surabaya.

Selanjutnya, pihak yayasan melaporkan kasus pencabulan tersebut ke Unit PPA Polrestabes Surabaya. Mereka juga membantu korban yang tinggal bersama neneknya itu untuk mendapatkan perawatan dan rehabilitasi mental.

"Anaknya saat ini dirawat di Yayasan yang memang konsern terhadap korban-korban kekerasan seksual, karena kan korban seksual terhadap anak-anak itu sangat rentan dia," kata Ruth.

"Didampingi supaya anak itu terarah. Apalagi orang tuanya tidak jelas dimana, karena yang ada cuma neneknya," ujarnya.

Ruth mengatakan, atas perbuatannya, pelaku terancam jerat Pasal 82 Undang Undang Perlindungan Anak.

Baca juga:

Berita terkait
0
Samsung Patenkan Layar SAMOLED
Samsung telah mematenkan merek dagang SAMOLED untuk layar ponsel pintar.