Kapolda Sulsel: FPI di Sulsel Turunkan Atribut Sendiri

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam menyebutkan, FPI mdi Sulsel akan menurunkan sendiri atributnya
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam. (Foto: Tagar/Lodi Aprianto)

Makassar - Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam menyebutkan, tidak akan melakukan upaya penurunan paksa terhadap atribut Front Pembela Islam (FPI) di Sulawesi Selatan. Hal itu, karena FPI bersedia menurunka atribut sendiri pasca resmi dibubarkan oleh pemerintah.

"Untuk atribut-atribut terkait organisasi FPI, akan dilepaskan sendiri," Kata Irjen Pol Merdisyam kepada Tagar, Jumat 1 Januari 2020.

FPI Sulsel sudah menyatakan mengikuti SKB yang telah dikeluarkan pemerintah, dan akan patuh taat dengan aturan.

Front Pembela Islam (FPI) resmi menjadi organisasi terlarang melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yang diteken tiga menteri dan tiga kepala lembaga negara lainnya pada Rabu 30 Desember 2020, lalu.

Setelah dibubarkan, Polisi pun gencar melakukan penurunan atribut di Markas FPI di Petamburan Jakarta dan juga beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Tapi beda halnya di Sulawesi Selatan, polisi malah nampak tidak bergerak melakukan penurunan atribut FPI. Hal itu karena FPI Sulsel menerima keputusan pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) itu dan menaati peraturan yang ada.

"FPI Sulsel sudah menyatakan mengikuti SKB yang telah dikeluarkan pemerintah, dan akan patuh taat dengan aturan," jelas dia. []

Berita terkait
FPI Dicap Geng Teroris, Amien Rais Pesimis Penembak Laskar Diungkap
Amien Rais mengaku pesimis Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tidak dapat mengungkap tewasnya enam laskar FPI karena dicap teroris.
KAMMI DIY: Pelarangan FPI Tak Masuk Akal
KAMMI DIY menilai pembubaran dan pelarangan kegiatan FPI oleh pemerintah tak masuk akal. Apa pertimbangannya?
Kapolri Idham Azis Larang Masyarakat Fasilitasi Aktifitas FPI
Kapolri Jenderal Idham Azis, keluarkan maklumat kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas FPI.
0
Ketua DPRD: HJB ke-539 Momentum Kebangkitan Kabupaten Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan Hari Jadi Bogor yang ke-539 hendaknya menjadi momentum kebangkitan Kabupaten Bogor.