UNTUK INDONESIA
Kadis LH Sumut: Pencemaran Danau Toba Masih Ringan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumut mengatakan pencemaran lingkungan di Danau Toba masih tahap ringan.
Bupati Tobasa Darwin Siagian (tengah), Sekjen HKBP Pendeta David Farel Sibuea MTh (kanan) dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumut Binsar Situmorang (kedua dari kanan) menabur ikan di perairan Danau Toba, Balige, Jumat 5 Juli 2019. (Foto: Tagar/Tonggo Simangunsong)

Tobasa - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Utara Binsar Situmorang mengatakan pencemaran lingkungan di Danau Toba masih tahap ringan dan sedang.

"Sudah tercemar tapi masih tahap ringan dan sedang. Itu ada kriterianya. Itu pun kita lihat dulu zonasinya di mana saja," kata Binsar, usai melakukan penaburan bibit ikan di perairan Danau Toba, Lumban Gaol, Janji Maria, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Jumat 5 Juli 2019.

Menurut Binsar, pencemaran itu terjadi karena ulah masyarakat dan industri yang membuang limbah langsung ke Danau Toba. Penyebab lainnya berasal dari keramba jaring apung yang dikelola masyarakat maupun perusahaan berskala besar.

Terkait hal itu, Binsar mengaku pihaknya selalu melakukan pengawasan. "Kalau itu nanti bisa ditanyakan juga ke Dinas Perikanan terkait, kalau kita lebih ke pengendalian kualitas air Danau Toba," kata Binsar.

Terjadi pengurangan kuantitas, seperti ikan nila dan mujair

Kuantitas Ikan Berkurang

Selain penurunan kualitas air danau, jelas Binsar, juga telah terjadi pengurangan ikan di Danau Toba. "Terjadi pengurangan kuantitas, seperti ikan nila dan mujair," katanya.

Namun, Binsar tidak mengetahui berapa persen pengurangan kuantitas ikan yang dia maksud. "Kalau itu kita belum ada datanya, tapi ada terjadi pengurangan," katanya.

Sebelumnya, telah dilakukan penaburan benih ikan perairan Danau Toba di beberapa lokasi di Balige, antara lain Lumban Gaol, yang diberangkatkan dari Dermaga Balige.

Kegiatan penaburan bibit ikan ini diinisiasi Departemen Marturia HKBP. Turut hadir pada kegiatan itu Bupati Tobasa Darwin Siagian, Kepala Departemen Marturia HKBP Pendeta Dr Anna Ch Vera Pangaribuan, dan Sekjen HKBP Pendeta David Farel Sibuea MTh. []

Baca juga:

Berita terkait
0
Arief Poyuono: Modal Saya Tenaga Cuma Angkat Karung
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengungkapkan beberapa alasan mengapa dia tidak terpilih menjadi juru bicara khusus partai.