UNTUK INDONESIA

Kades Sebut Polisi Culik Kelompok Tani, AMBAT: Tak Indahkan Perintah Kapolri

Kedes Durin Tonggol mengatakan penculikan anggota kelompok tani dilakukan polisi, kalau benar artinya polisi tidak mengindahkan perintah Kapolri.
Theo Cosner (depan, memakai topi), Juru bicara Aliansi Masyarakat Berantas Mafia Tanah (AMBAT) bersama Kelompok Tani Arih Ersada Aron Bolon (AEAB). (Foto: Tagar/Dok Theo Cosner)

Jakarta - Juru bicara Aliansi Masyarakat Berantas Mafia Tanah (AMBAT) Theo Cosner Tambunan meminta Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin menindak bawahannya yang diduga terlibat penculikan anggota Kelompok Tani Arih Ersada Aron Bolon (AEAB), Andre Ginting.

Theo mengatakan hal tersebut berdasarkan pernyataan Ridau Sinulingga, Kepala Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang menyebut penculikan itu dilakukan polisi.

Kalau itu benar, berarti mereka tidak mengindahkan perintah Kapolri Listyo Sigit dalam memberantas mafia tanah.

"Kepala Desa mengatakan yang ambil paksa Andre Ginting adalah polisi. Kalau benar apa yang dikatakan Kepala Desa, Kapolda harus berani menindak anggotanya yang terlibat. Polisi harus usut tuntas pernyataan Kepala Desa," kata Theo kepada Tagar, Senin, 1 Maret 2021.

Theo Cosner juga juga adalah kuasa hukum Kelompok Tani AEAB mengatakan apabila keterlibatan polisi atas penculikan itu benar adanya, hal ini sangat bertentangan dengan keinginan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang hendak menghajar para mafia tanah di Indonesia.

"Kalau itu benar, berarti mereka tidak mengindahkan perintah Kapolri Listyo Sigit dalam memberantas mafia tanah," ujar Theo.

Theo meminta tuduhan yang disampaikan Ridau kepada polisi segera dibuktikan, karena kalau pernyataan Kepala Desa tidak benar, hal ini merusak citra kepolisian di hadapan masyarakat.

"Kalau polisi bisa membuktikan tidak terlibat seperti tuduhan kepala desa, polisi harus bisa menuntut kepala desa. Karena itu sudah mencemarkan nama baik kepolisian. Kalau pernyataan kepala desa yang benar, harus ditindak oknum aparat kepolisian itu," tuturnya

Kalau pernyataan kepala desa mengada-ada, kata Theo, harus ada sanksi tegas diberikan. Dan semakin yakin bahwa kepala desa ikut dalam lingkaran mafia tanah, karena sudah membuat pernyataan yang tidak benar. []

Berita terkait
Kaca Mobil Dipecahkan, Kelompok Tani Duga Peneror Mafia Tanah Deli Serdang
Mobil rental Sekretaris Kelompok Tani AEAB, Rembah Keliat dipecahkan orang tak dikenal yang diduga suruhan mafia tanah Deli Serdang.
Diculik Mafia Tanah Deli Serdang, Andre: Kades Tahu Aku Diculik
Anggota Kelompok Tani Arih Ersada Aron Bolon (AEAB) Andre Ginting mengakui adanya penculikan terhadap dirinya.
Kades Sebut Penculik Kelompok Tani di Deli Serdang Oknum Polisi
Kades Durin Tonggal, Ridau Sinulingga mengatakan penculikan terhadap anggota Kelompok Tani Arih Ersada Aron Bolon (AEAB) Andre Ginting.
0
Denny Siregar: Mengenal Daftar Negatif Investasi di Indonesia
Pergunjingan di mana-mana saat ini adalah Jokowi melegalkan minuman keras. Yuk kenali Daftar Negatif Investasi di Indonesia. Denny Siregar.