UNTUK INDONESIA
Kades di Wajo Sulsel Tersangka Cium Pipi Mahasiswi KKP
Polres Wajo menetapkan Kepala Desa Lempong, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, Abdul Karim, sebagai tersangka kasus pelecehan seksual.
Polres Wajo saat merilis kasus pelecehan seksual dengan tersangka, Kepala Desa Lempong, Abdul Karim di Mapolres Wajo. (Foto: Tagar/Polres Wajo)

Wajo - Polres Wajo akhirnya menetapkan Kepala Desa Lempong, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, Abdul Karim, sebagai tersangka kasus pelecehan seksual. Abd Karim terbukti mencium pipi seorang mahasiswi, inisial AP, 23 tahun, saat melakukan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di Desa Lempong.

Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Warpa mengatakan, peristiwa pelecehan seksual ini terjadi pada Juli 2020, lalu. Penyidikan yang panjang ini pun, akhirnya berakhir. Abdul Karim kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sangat disayangkan kejadian seperti ini, kita harapkan tidak ada lagi kejadian serupa terulang di tempat lain.

"Setelah melalukan pemeriksaan sebanyak 10 orang saksi, termasuk saksi ahli hukum dan ahli bahasa, penyidik akhirnya menaikkan status AK, dari saksi menjadi tersangka," kata Warpa kepada Tagar Sabtu 17 Oktober 2020.

Atas perbuatannya, oknum kepala desa ini, dia dikenakan pasal 289 subsider pasal 294 ayat (2) ke-1 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

"Sangat disayangkan kejadian seperti ini, kita harapkan tidak ada lagi kejadian serupa terulang di tempat lain," harapnya.

Kronologi Kejadian Pelecehan

Perbuatan tak senonoh ini dilakukan oleh Abdul Karim pada Juli 2020, silam. Kala itu, salah seorang mahasiswi perguruan tinggi swasta di Makassar, berinisial AP, 23 tahun, tengah melakukan melakukan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di Desa Lempong.

Saat KKP korban telah berakhir, dia pergi ke Kantor Desa bermaksud untuk ketemu dan pamitan dengan pelaku. Tapi nahas, dia (korban) malah mendapatkan perlakuan tak menyenangkan, yakni pipinya langsung dicium oleh tersangka.

"Saya ke kantor desa selesaikan laporan KKP saya, setelah selesai ditandatangani, saya pamitan dan pak desa pun langsung mencium pipi saya tiga kali," kata AP, kala itu.

Perbuatan Kepala Desa Lempong, Wajo itu, membuat AP merasa dilecehkan. Sepulang dari KKP, dia menceritakan perbuatan tidak senonoh itu ke keluarganya.

Tak terima diperlakukan hal itu, AP sendiri, ditemani orang tuanya langsung datang ke Polres Wajo, Selasa 14 Juli 2020, lalu dan ia mengadukan sifat tak terpuji Kepala Desa Lempong itu. []

Berita terkait
Pesta Miras di Pernikahan Berujung Maut di Wajo
Seorang pemuda bernama M Sandi, 24 tahun, tewas ditikam senjata tajam badik saat menghadiri hajatan atau pesta pernikahan. Ini kronologinya
Jual Sabu Palsu, Pria di Wajo Disandera
Seorang pria di Kabupaten Wajo disandera karena menjual narkotika jenis sabu palsu.
Napi Asimilasi di Wajo Kembali Kepergok Mencuri
Narapidana yang bebas karena program Asimilasi Rumah sesuai keputusan dari Menteri Hukum dan HAM karena Covid-19 kembali ditangkap karena mencuri.
0
Video Viral: Fans Asal Indonesia Menangisi Kematian Naruto
Sebuah video berisi adegan seorang perempuan menangisi kematian karakter anime Naruto, viral di media sosial.