UNTUK INDONESIA
Juventus Lebih Sering Menang Beruntung
Juventus kembali dinaungi keberuntungan saat meraih kemenangan 3-1 atas Atalanta di Serie A Italia, Sabtu 23 November 2019.
Juventus menang beruntung 3-1 atas Atalanta di pertandingan Serie A Italia di Stadion Gewiss, Sabtu 23 November 2019. Tampak pemain Juve merayakan gol Gonzalo Higuain (mmebelakangi lensa) di laga itu. (Foto: juventus.com)

Jakarta - Juventus keseringan menang beruntung. Saat melawan Atalanta di kompetisi Serie A di Stadion Gewiss, Sabtu 24 November 2019, Juve sempat tertinggal lebih dulu sebelum menang 3-1. Pelatih Maurizio Sarri menyebut timnya beruntung bisa menang. 

Sarri berulang kali menyatakan bila Juve lebih sering dinaungi keberuntungan sehingga bisa meraih tiga poin. Bahkan I Bianconeri beberapa kali terhindar dari kekalahan dan masih bisa mencuri satu poin. Di saat yang lain, rival utama, Inter Milan, juga gagal meraih poin penuh sehingga mereka kembali gagal melakukan kudeta tahta klasemen. 

Saat melawan Atalanta di laga tandang, Juve juga tertinggal lebih dulu lewat gol Robin Gosens di menit 56. Bahkan Atalanta seharusnya sudah leading dua gol saat mendapat hadiah menit di menit 17. 

Kami beruntung bisa mencetak gol yang menyamakan kedudukan

Penalti diberikan setelah sontekan Papu Gomez mengenai lengan Sami Khedira. Namun eksekusi penalti gagal dituntaskan Musa Barrow. Tendangan pemain yang masih berusia 21 ini melambung. 

Keputusan Barrow yang mengambil penalti memang dipertanyakan. Apalagi dirinya hanya pemain pelapis yang menjadi starter menyusul absennya Duvan Zapata karena cedera. Sedangkan pemain depan lainnya, Josip Ilicic dan Ruslan Malinovskyi tidak bisa tampil karena akumulasi kartu. 

Setelah unggul, Atalanta juga tidak mampu menambah gol. Pertahanan solid La Vecchia Signora yang digalang Matthijs de Ligt menjadikan Atalanta tak bisa mencetak gol. 

Sebaliknya, saat Juve mulai frustrasi kebuntuan mereka akhirnya dipecahkan oleh striker Gonzalo Higuain di menit 74. Gol tercipta saat terjadi kemelut di depan gawang La Dea. Tendangan pemain asal Argentina ini sempat mengenai pemain Atalanta yang berbelok arah sehingga mengecoh kiper Pierluigi Gollini. 

Gol yang menyamakan kedudukan itu seolah meruntuhkan mental pemain Atalanta. Hanya berselang delapan menit, Higuain mencetak gol keduanya yang menjadikan Juve berbalik unggul. 

Tuan rumah kian tak berdaya dan di injury time, striker Paulo Dybala memantapkan keunggulan Juve. Mereka pun mengakhiri laga dengan skor 3-1. 

Mengubah Keadaan

Menurut Sarri Juve selalu dinaungi keberuntungan. Termasuk saat melawan Atalanta. Keberhasilan menyamakan kedudukan yang mengubah keadaan. 

"Kami beruntung bisa mencetak gol yang menyamakan kedudukan. Setelah gol itu, kami yakin bisa memenangkan pertandingan," kata Sarri saat menanggapi pertandingan tersebut. 

Mantan pelatih Chelsea ini mengaku beruntung karena timnya kesulitan menghadapi Atalanta. Menurutnya Atalanta pantas unggul lebih dulu. 

"Kami merasa senang setelah mereka gagal penalti. Kami memang gagal fokus dan memikirkan hal lain ketimbang pertandingan sehingga membiarkan Atalanta menguasai permainan. Mereka memang pantas unggul lebih dulu," ucapnya. 

"Harus diakui ini pertandingan yang menghibur dengan tempo tinggi. Pertandingan yang jarang disaksikan di Serie A Italia," kata Sarri lagi. 

Kemenangan itu mengukuhkan posisi Juve di puncak klasemen dengan poin 32. Unggul satu poin dari Inter yang menang 3-0 atas Torino. []

Berita terkait
Chong Tiru Cara Pogba, Tinggalkan Man United ke Juve
Manchester United terancam kehilangan bintang muda Tahith Chong yang sedang dipantau Juventus dan beberapa klub Jerman dan Spanyol.
Pemain Juventus Kompak Desak Ronaldo Minta Maaf
Bintang Juventus Cristiano Ronaldo mungkin lolos dari sanksi klub. Namun dirinya didesak pemain untuk meminta maaf.
Tanpa Ronaldo, Juve ke Puncak Usai Kalahkan Milan
Juventus tidak memerlukan Cristiano Ronaldo untuk menaklukkan AC Milan 1-0 dan kembali ke puncak klasemen Serie A Italia.
0
Data Bansos Dampak Covid-19 Kemensos di Bantul Kacau
Lurah di Bantul, Yogyakarta, dipusingkan data penerima bansos dampak Covid-19 dari Kemensos.