UNTUK INDONESIA
Juventus Goyah, Allegri Redam Isu Miring Ronaldo
Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mencoba meredam isu miring Cristiano Ronaldo yang disebut-sebut akan pindah.
Juventus menepis kabar Cristiano Ronaldo ingin mengakhiri kontraknya. Pelatih Massimiliano Allegri tegaskan Ronaldo tetap menjadi bagian masa depan Juventus. (Foto: dailymail.co.uk)

Jakarta - Kegagalan di Liga Champions memberi dampak besar bagi Juventus. Buntutnya, raksasa Serie A Italia agak goyah. Rumor Cristiano Ronaldo bakal hengkang segera mencuat dan sempat memanas. Namun pelatih Massimiliano Allegri berusaha meredam isu miring soal Ronaldo menjelang laga melawan Fiorentina di Stadion Allianz, Sabtu, 20 April 2019. 

Ronaldo memang masih tutup mulut soal kegagalan Juve di kompetisi Eropa. Dirinya juga belum bicara terkait masa depannya di Bianconeri. Hanya sudah beredar kabar bila eks bintang Real Madrid ini enggan melanjutkan kontraknya di Juve yang berakhir pada 2022 itu. Rumornya, pemain berusia 34 tersebut ingin kembali ke Madrid atau klub lama yang membesarkannya, Manchester United.

Rumor yang membuat Juve goyah dan menjadi kerikil di dalam sepatu karena sangat mengganggu persiapan pesta Scudetto ke delapan kali berturut-turut. Apalagi, masa depan pelatih juga belum ditentukan. Media sudah menyebutkan bila Juve tengah melakukan negosiasi untuk membawa kembali Antonio Conte setelah kegagalan Allegri di Liga Champions

Juve sendiri mendatangkan Ronaldo di awal musim ini dari Madrid dengan harga yang termasuk wah. Pasalnya, dia diboyong dengan transfer 117 juta euro atau sekitar Rp1,8 triliun. Angka yang sangat tinggi untuk pemain yang sudah berkepala tiga.

Saya selalu katakan kedatangan Ronaldo tidak seperti matematika. Juventus ditambah Ronaldo tidak berarti sama dengan titel Liga Champions. Sepak bola itu bukan ilmu pasti

Namun keistimewaan Ronaldo yang membuat dia masih dihargai mahal oleh Juve. Apalagi, dia diharapkan membantu La Vecchia Signora meraih trofi Champions. Dan secara bisnis tetap menguntungkan karena penjualan jersey dan merchandise klub berbau Ronaldo sudah pasti melonjak pesat. 

Namun harapan di Liga Champions belum kesampaian karena Juve disingkirkan Ajax Amsterdam di perempat final. Buntutnya muncul rumor tak sedap terkait masa depan sang bintang.

Allegri segera menepis rumor itu. Ditegaskannya Ronaldo adalah bagian dari masa depan Juve, Menurut dia rancangan tim yang dibangun di musim-musim mendatang masih berpusat pada kapten tim nasional Portugal ini.

"Saya selalu katakan kedatangan Ronaldo tidak seperti matematika. Juventus ditambah Ronaldo tidak berarti sama dengan titel Liga Champions. Tidak ada jaminan ada Ronaldo bisa memenangi Liga Champions. Sepak bola itu bukan ilmu pasti," kata Allegri

"Ronaldo adalah masa depan Juventus. Dia datang di musim ini. Dan, dia sosok pemain yang istimewa. Dia bermain bagus musim ini dan begitu pula di musim berikutnya," ujar pelatih yang mengisyaratkan Ronaldo tetap bertahan di Juve. 

Kepergian Ronaldo memang hanya rumor belaka. Seorang jurnalis, Edu Aguirre, yang memiliki kedekatan dengan sang membintang membantah bila Ronaldo bakal pindah. Dia memastikan sang pemain tetap menghormati kontraknya di Juve.

Meski sudah ada bantahan, namun Ronaldo dikabarkan tetap mengajukan syarat. Dia berharap manajemen klub merevolusi skuat yang dihuni pemain tua. Beberapa pemain yang disodorkan Ronaldo seperti yuniornya di timnas, Joao Felix (Benfica), Matthijs de Ligt (Ajax), Tanguy Ndombele (Lyon) harus bisa didatangkan. Sedangkan pemain yang gagal berkontribusi seperti Paulo Dybala dilepas. 

Lebih dari itu, Ronaldo mengungkapkan tak menyukai strategi Allegri. Bisa jadi ini menjadi tanda-tanda Juve memilih melepas Allegri demi mempertahankan Ronaldo. Selanjutnya, Conte diproyeksikan menggantikan Allegri.[]

Baca juga: 

Gagal di Liga Champions, Juventus Fokus Scudetto

Allegri Bantah Juventus Bergantung Kepada Ronaldo

Kejutan, Singkirkan Juventus, Ajax ke Semifinal

Juventus vs Ajax, Ronaldo Tak Akan Dikawal De Ligt

Berita terkait
0
Kapolda: Pembunuh Hakim PN Medan Kenal dengan Korban
Kapolda Sumatera Utara membentuk tim gabungan untuk mengungkap kasus kematian Jamaluddin, hakim Pengadilan Negeri Medan.