UNTUK INDONESIA
Jurgen Klopp The Normal One Penggawa Liverpool
Jurgen Klopp mendapatkan julukan The Normal One, lewat kepiawaiannya Liverpool kembali menjadi klub yang disegani di Eropa.
Jurgen Klopp The Normal One Penggawa Liverpool. (Foto: Liverpool)

Jakarta -  Jurgen Klopp pelatih Liverpool yang mendapatkan julukan The Normal One terbilang moncer. The Reds, julukan Liverpool, melenggang ke babak 16  besar Liga Champions
Union of European Football Associations (UEFA) 2019. 

Sebelum menjadi pelatih sepak bola, Klopp sempat bermain diberbagai klub amatir Jerman seperti FC Pforzheim dan Eintracht Frankfurt II. 

Ia mulai mengawali karier profesional saat menjadi pemain untuk klub sepak bola Jerman Mainz 05 pada tahun 1989-2001. Di sana, Klopp mengisi posisi penyerang. Namun sejak 1995, ia beralih mengisi posisi pemain belakang.

Pria yang lahir di Stuttgart, Jerman, 52 tahun lalu ini kemudian pensiun di Mainz 05 pada tahun 2001. Kemudian, ia melanjutkan karier di sana sebagai pelatih. Klopp didaulat sebagai yang terlama melatih klub sepak bola asal Kota Mainz itu, ia melatih dari tahun 2001 sampai 2008, dan berhasil membawa tim-nya lolos menuju UEFA Cup musim 2005/06. 

Setelah Klopp memutuskan mundur sebagai pelatih Mainz 05, ia langsung ditawari untuk melatih Borussia Dortmund yang saat itu tengah terpuruk pada posisi ke-13 musim terakhir. 

Jurgen KloppJurgen Klopp The Normal One Penggawa Liverpool. (Foto: Instagram/jurgenklopp10)

Berkat kepiawaiannya, Klopp berhasil mempersembahkan trofi DFB- Supercup, kemudian menjuarai Bundesliga musim 2010/11 dan 2011/12. Selama melatih Borussia Dortmund, ia telah mencatat sebanyak 179 kemenangan dan 69 hasil imbang. 

Klopp resmi mundur sebagai pelatih Borussia Dortmund dan beralih menjadi pelatih Liverpool pada tahun 2015. Bersama The Reds, ia berhasil menembus ke Babak Final UEFA Cup, meski akhirnya harus takluk dari Sevilla dengan skor 1-3.

Klopp kemudian memperpanjang kontraknya dengan Liverpool pada musim 2016/17, dan finis di posisi empat klasemen. Kemudian lolos ke Liga Champions Eropa. Namun, pada laga final harus mengakui kehebatan Real Madrid.

Meski dikenal sebagai pelatih hebat, Klopp tetap rendah hati. Ia sempat terlihat menaiki kereta untuk pulang dan berjalan kaki pulang ke rumah. Memang pria berkacamata itu diketahui sangat gemar berjalan kaki setelah menemani anak asuhnya bertanding. Karena baginya berjalan kaki merupakan momen untuk evaluasi diri.

Selain menjadi pelatih sepak bola, Klopp sempat menjadi komentator sepak bola di stasiun televisi Jerman, Zweites Deutsches Fernsehen (ZDF) sejak tahun 2005-2008. Pada tahun 2010, bertepatan dengan perhelatan piala dunia di Afrika Selatan, ia kembali menjadi komentator di stasiun televisi RTL.

Di luar kehidupan sepak bolanya, Klopp kecil bercita-cita menjadi dokter. Saat masih muda, ia pernah bekerja paruh waktu di toko penyewaan video lokal. Ia menyelesaikan pendidikan Ilmu Olahraga di Goethe University Frankfurt.

Klopp pernah dua kali menikah. Pernikahan pertamanya dengan Sabine. Dari pernikahan ini, ia dikarunia seorang putra yang diberi nama Marc Klopp yang lahir pada tahun 1988. 

Pernikahan keduanya dengan Ulla Sandrock. Mereka bertemu di sebuah pab pada perayaan Oktoberfest, dan memutuskan untuk menikah pada 5 Desember 2005. Sebelumnya, Ulla Sandrock sudah pernah menikah dan sudah memiliki seorang anak bernama Dennis.

Pada tahun 2011, 2012, dan 2019, Klopp dianugrahi penghargaan untuk German Football Manager of the Year. Ia juga pernah mendapat penghargaan sebagai The Best Fifa Men’s Couch dan IFFHS World’s Best Club Coach pada tahun 2019.

Liverpool di Liga Champions UEFA

Liverpool akan menghadapi Red Bull Salzburg pada Rabu, 11 Desember 2019 dini hari. Jurgen Klopp, merasa pertandingan melawan Red Bull terasa seperti pertandingan final. 

Meski Liverpool saat ini mengoleksi 10 poin dan menempati posisi puncak klasemen Group E, Klopp tetap merasa was-was. Pasalnya, ini adalah laga penentu apakah tim-nya akan lolos menuju babak 16 besar atau justru harus tersingkir.

Sebelumnya, pada matchday kelima, Liverpool hanya mampu bermain imbang 1:1 melawan Napoli di Anfield Stadium pada Rabu, 27 November 2019 lalu. 

Hasil imbang ini, menurut Klopp menjadi sesuatu yang menguntungkan bagi Napoli. Karena dari hasil imbang, tim asal Itali itu kini menempati posisi kedua klasemen Group E dengan perolehan 9 poin. []

Berita terkait
Bournemouth Vs Liverpool, Pertama Kali Tak Kebobolan
Liverpool untuk kali pertama setelah 14 laga tidak kebobolan saat mengalahkan Bournemouth 3-0 di Liga Premier Inggris, Sabtu 7 Desember 2019.
Lolos 16 Besar, Liverpool Jadi Target Man City
Manchester City lolos ke 16 Besar Liga Champions setelah imbang 1-1 melawan Shakhtar Donetsk. Kini, City memburu Liverpool di Liga Premier Inggris.
16 Besar, Barca Bisa Lawan Tottenham atau Liverpool
Barcelona yang menjadi juara Grup F di Liga Champions tidak bertemu tim-tim unggulan. Namun Barca bisa bertemu Liverpool atau Tottenham Hotspur.
0
Update Covid-19: 10.118 Positif, 1.552 Sembuh
Total kasus akumulasi kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia bertambah dalam kurun 24 jam sebanyak 347 orang.