UNTUK INDONESIA
Juliadi - Amir Belum Penuhi Syarat Cawalkot Binjai
Usai dilaporkan ke Bawaslu karena diduga curi start kampanye, Juliadi-Amir Hamzah belum memenuhi syarat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai.
Pasangan Juliadi - Amir Hamzah saat mendaftar di KPU Binjai. (Foto: Tagar/Jufri Pangaribuan)

Binjai - Setelah dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Binjai, karena diduga curi start kampanye dan memanfaatkan reses anggota DPRD Sumut, ternyata Juliadi - Amir Hamzah belum memenuhi syarat sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai.

Hal tersebut diketahui, setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Binjai menggelar rapat pleno penelitian berkas syarat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai pada Senin, 14 September 2020.

"Pasangan bakal calon Juliadi - Amir Hamzah belum memenuhi syarat sebagai calon, karena masih ada berkas dan dokumen yang belum lengkap," kata Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi.

Selain jagoan yang diusung Partai Golkar, PPP dan Demokrat tersebut, KPU juga menyatakan pasangan bakal calon Rahmat Sorialam - Usman Jakfar juga belum memenuhi persyaratan calon.

"Kami sudah memberikan apa saja syarat calon yang belum terpenuhi kepada para bakal pasangan calon dan partai politik pengusung serta ke Bawaslu Binjai," ungkapnya.

Komisioner KPU Binjai Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Risno Fiardi menambahkan, proses tahapan untuk pasangan bakal calon Lisa Andriani Lubis - Sapta Bangun ditunda untuk sementara dan akan disesuaikan mengikuti keputusan perubahan jadwal dan tahapan.

KPU Binjai Tetapkan DPS

KPU Kota Binjai, menetapkan daftar pemilih sementara atau DPS sebanyak 178.609 orang, dengan rincian 86.629 pemilih laki-laki dan pemilih perempuan berjumlah 91.980.

KPU BinjaiKomisioner KPU Binjai usai rapat pleno penyampaian hasil verifikasi syarat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai. (Foto: Tagar/Jufri Pangaribuan)

"Sesuai rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran dan penetapan daftar pemilih sementara di tingkat Kota Binjai dalam Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020," kata Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi.

Zulfan menjelaskan, kegiatan ini berdasarkan ketentuan PKPU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas PKPU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih dan PKPU Nomor 10 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19.

Dalam rapat pleno ini turut disampaikan rekomendasi Ketua Bawaslu Kota Binjai pada tanggal 8 September 2020 terkait Surat Bawaslu Nomor: 246a/K.BawasluProv.SU-26/PM.OO.02/lX/2020 tanggal 5 September 2020 tentang pemenuhan data Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kota Binjai berjumlah 545 pemilih (apabila elemen datanya dapat dipenuhi oleh Disdukcatpil Kota Binjai) untuk dimasukan kedalam DPSHP. []

Berita terkait
Anggota DPRD Sumut Reses Kampanyekan Cawalkot Binjai
Anggota DPRD Sumut diduga memanfaatkan masa reses untuk berkampanye memenangkan salah satu bakal calon kepala daerah di Binjai.
Resep Istri Wali Kota Binjai Pulih dari Infeksi C-19
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Binjai, Sumut, Lisa Andriani Lubis sempat terpapar virus corona atau Covid-19.
Kandidat Wali Kota Binjai Wajib Swab Tes di RS Medan
KPU Kota Binjai, akan membawa pasangan bakal pasangan calon wali kota-wakil wali kota pemeriksaan kesehatan ke RSUP Haji Adam Malik di Medan.
0
Kenali Mythomania, Penyakit Suka Halu Sering Berbohong
Memiliki kecenderungan berbohong terus-menerus merupakan tanda dari penyakit gangguan jiwa Mythomania lho.