Jubir Jokowi: PPKM Darurat untuk Keselamatan Bersama

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman mengatakan kebijakan PPKM darurat upaya menyelamatkan rakyat Indonesia dari Covid-19.
Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman. (Foto: Tagar/Sekretaris Kabinet)

Jakarta - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman, mengatakan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat adalah tuas rem untuk menyelamatkan rakyat Indonesia dari ancaman pandemi Covid-19. 

Keputusan kebijakan PPKM Darurat dari Presiden Joko Widodo berdasarkan rekomendasi para ahli, pemerintah daerah dan aspirasi masyarakat.

"PPKM darurat adalah tuas rem untuk menyelamatkan rakyat Indonesia dari ancaman pandemi Covid-19. Keputusan kebijakan PPKM darurat dari Presiden Joko Widodo berdasarkan rekomendasi para ahli, pemerintah daerah, dan aspirasi masyarakat," ujar Fadjroel dalam keterangan tertulis yang diterima Tagar, Sabtu 3 Juli 2021. 


Bangsa Indonesia selalu bisa keluar dari krisis karena dilandasi oleh kebersamaan untuk saling melindungi serta kerjasama baik antara masyarakat dan pemerintah.


Ia mengatakan kebijakan ini, dilandasi Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Minggu pada tanggal 2 Juli 2021. 

PPKM Darurat mulai berlaku hari ini Sabtu tanggal 3 Juli hingga hari Selasa tanggal 20 Juli 2021 diterapkan di Pulau Jawa dan Bali mengikuti kriteria penilaian acuan World Health Organization (WHO) berdasarkan indikator laju penularan dan kapasitas respon. 

"WHO membaginya kedalam 4 level, berdasarkan kasus konfirmasi, perawatan rumah sakit, tingkat kematian, serta 3T, yaitu testing, tracing, dan treatment. Saat ini, terdapat 74 Kabupaten/Kota di Pulau Jawa dan Bali yang berada di level 3, dan 48 Kabupaten/Kota yang berada di level 4," ucap Fadjroel.

Kebijakan PPKM Darurat merupakan bagian dari menerapkan protokol kesehatan. Selain protokol kesehatan, upaya penting penanganan pandemi Covid 19 adalah upaya percepatan program vaksinasi. 

Ia juga mengatakan bahwa Presiden Jokowi  terus mendorong agar wilayah kabupaten/kota yang prioritas zona merah mencapai target vaksinasi sebesar 70 % dari total populasi paling lambat bulan Agustus 2021.

Pemerintah akan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mengatasi penyebaran Covid-19. Seluruh aparat negara, TNI-Polri maupun aparatur sipil negara, dokter dan tenaga kesehatan, harus bahu membahu bekerja sebaik-baiknya untuk menangani wabah ini. 

Jajaran Kementerian Kesehatan juga terus meningkatkan kapasitas rumah sakit, fasilitas isolasi terpusat, maupun ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan, hingga tangki oksigen.

Bangsa Indonesia telah membuktikan kesalingpedulian dan kebersamaan yang baik dalam menghadapi pandemi Covid 19. Oleh karenanya, Presiden Joko Widodo mempercayai bahwa bangsa Indonesia mampu menerapkan kedisiplinan protokol kesehatan baik selama PPKM Darurat dan setelah itu.

Fadjroel Rachman juga mengatakan bahwa presiden meminta kepada setiap individu untuk tetap tenang dan waspada, mematuhi ketentuan-ketentuan yang ada, disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, dan mendukung kerja-kerja aparat pemerintah dan relawan dalam menangani pandemi Covid-19.

"Bangsa Indonesia selalu bisa keluar dari krisis karena dilandasi oleh kebersamaan untuk saling melindungi, serta kerjasama baik antara masyarakat dan pemerintah. Saatnya kita semua saling melindungi, saling menyayangi sesama bangsa Indonesia dan sesama umat manusia," ujarnya. []

Berita terkait
Jokowi Ajak Pemerintah Daerah Dukung Satu Juta Vaksinasi Per Hari
Kerja sama dengan seluruh pihak dibutuhkan untuk mencapai target vaksinasi satu juta suntikan vaksinasi Covid-19 per hari
Jokowi Minta Pemda, TNI dan Polri Tingkatkan Cakupan Vaksinasi
Presiden Jokowi minta jajaran pemerintah daerah (pemda) untuk terus intensifkan vaksinasi Covid-19 agar dapat segera mencapai kekebalan komunal
Jokowi Minta Kadin Kejar Target 22 Juta Vaksinasi Gotong Royong
Presiden Jokowi minta agar Kadin Indonesia kejar cakupan vaksinasi Gotong Royong yang telah ditargetkan yaitu 22 juta dosis
0
Jubir Jokowi: PPKM Darurat untuk Keselamatan Bersama
Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman mengatakan kebijakan PPKM darurat upaya menyelamatkan rakyat Indonesia dari Covid-19.