UNTUK INDONESIA
Juara Piala Presiden, Arema Tim Spesialis Turnamen
Arema FC mengukuhkan sebagai tim spesialis turnamen setelah menjadi juara di Piala Presiden 2019.
Arema FC merayakan juara Piala Presiden 2019 setelah mengalahkan Persebaya Surabaya di final kedua di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat, 12 April 2019. Arema FC pun mengukuhkan sebagai tim spesialis turnamen. (Foto: Antara/Budi Candra Setya)

Jakarta - Arema FC untuk kedua kali menjadi jawara Piala Presiden 2019. Pada gelaran 2017, Arema menjadi yang terbaik di turnamen pramusim ini dengan menghajar Borneo FC 5-1. Sukses tersebut mengukuhkan Arema sebagai tim spesialis turnamen. 

Di final Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat, 12 April 2019, setelah mengalahkan Persebaya Surabaya 2-0. Gol-gol Arema dihasilkan Ahmad Nur Hardianto di menit 43 dan Ricky Kayame di injury time.

Julukan sebagai spesialis turnamen memang pantas disematkan karena Arema kerap meraih sukses di turnamen. Sebelumnya, Singo Edan menjadi juara Copa Dji Sam Soe, yang kemudian menjadi Piala Indonesia, dua kali berturut-turut (2005 dan 2006). 

Pencapaian Arema memang gagal menyamai prestasi klub Galatama, Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) yang mencetak hat-trick juara Piala Liga musim 1987, 1988 dan 1989. Bahkan KTB mampu meraih gelar ganda pada musim 1987 karena juga memenangi Galatama, yaitu kompetisi sepak bola profesional. 

Rekor Arema di Piala Indonesia juga dilewati Sriwijaya FC. Tim berjuluk Laskar Wong Kito ini menyamai rekor KTB dengan mencetak hat-trick juara Piala Indonesia musim 2007, 2008/09 dan 2010. Seperti KTB di era Galatama, Sriwijaya FC juga meraih gelar ganda setelah menjadi jawara Liga Indonesia pada musim 2007. 

Namun Arema memiliki catatan tersendiri. Mereka menjadi tim yang paling banyak masuk final di turnamen. Mereka tercatat enam kali berlaga di final Piala Liga dan Piala Indonesia. Sayangnya, Arema gagal di final Piala Liga 1992 setelah dikalahkan Semen Padang 0-1. Sedangkan di final Piala Indonesia 2010, tim kebanggaan masyarakat Malang ini dipaksa menyerah 1-2 oleh Sriwijaya FC.

Meski kalah trofi di Piala Indonesia maupun Piala Liga, namun Arema tetap mengungguli Sriwijaya FC dan KTB karena mereka meraih sukses di Piala Presiden. Keberhasilan menjadi juara di gelaran 2017 dan 2019 menjadikan Arema memenangi empat trofi turnamen. 

Catatan bersejarah lainnya, Arema menjadi satu-satunya klub yang mampu menjadi juara Galatama dan Liga Indonesia. Arema, bersama Semen Padang, juga menjadi dua klub yang bertahan sejak era Galatama sampai adanya penyatuan dua kompetisi, liga profesional dan Perserikatan. 

Torehan itu menjadi bukti sahih bila Arema FC merupakan salah satu klub yang memiliki sejarah panjang di pentas sepak bola nasional. Mereka memang pernah terdegradasi di musim 2003. Namun Arema hanya bermain satu musim di kasta kedua karena di musim berikutnya, 2005, mereka sudah kembali ke kompetisi kasta tertinggi.[]

Baca juga:

Arema FC Juara Piala Presiden 2019

Arema Lawan Persebaya, Jokowi: Sangat-sangat Penting

Arema FC vs Persebaya, Jual Beli Gol Demi Juara

Berita terkait
0
Pengamat Sebut Kebijakan Susi Langgar Regulasi
Menteri Kelautan dan Perikanan Eddy Prabowo diminta tidak melanjutkan kebijakan penenggelaman kapal karena melanggar banyak regulasi.