UNTUK INDONESIA
Jokowi Tak Puas Meski Indeks Literasi Keuangan Naik
Jokowi mengaku belum puas dengan kenaikan indeks literasi keuangan Indonesia dalam kurun waktu tiga tahun yakni 2016 hingga 2019.
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Ma\\'ruf Amin (kanan) memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa, 28 Januari 020. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak A)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan bahwa ia belum puas dengan kenaikan indeks literasi keuangan Indonesia dalam kurun waktu tiga tahun yakni 2016 hingga 2019. Semula indeks literasi keuangan Indonesia di angka 29,7 persen, kini menjadi 38,03 persen.

"Kita tahu Memang meningkat, tetapi menurut saya angkanya masih rendah, begitu pula dengan indeks inklusi keuangan juga meningkat dari 67,8 persen di 2016 menjadi 76,19 persen 2019," ucap Jokowi saat membuka rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020.

Maka dari itu, Jokowi ingin ada lagi peningkatan dari angka yang diperoleh sekarang. Caranya dengan memudahkan akses layanan keuangan formal di seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, untuk meningkatkan indeks literasi keuangan kata dia, bisa memprioritaskan perluasan lembaga keuangan. Baik lembaga keuangan mikro maupun bank wakaf mikro.

"Diperluas agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang tidak terjangkau oleh layanan perbankan," ujarnya.

Hal yang tak kalah penting, menurutnya adalah mengembangkan layanan keuangan digital berbasis internet. Mengingat Indonesia merupakan negara yang luas.

"Kita ingat negara kita merupakan negara kepulauan. Sehingga kita perlukan layanan keuangan digital yang berbasis internet," kata Jokowi. []

Berita terkait
Kontroversi Pemerintah Jokowi di 100 Hari Kerja
Genap 100 hari Pemerintah Jokowi menjalankan roda pemerintahan. Dalam sejumlah catatan, jajaran menterinya melahirkan sejumlah kontroversi.
Hadiri Pleno MK, Jokowi Bahas Omnibus Law
Presiden Jokowi membahas RUU Omnibus Law dalam Sidang Pleno Penyampaian Laporan Tahunan 2019 MK.
Raup Cuan 2019, Taspen Jajal Unit Investasi Syariah
Taspen bakal mengejar pembentukan unit investasi syariah pada semester I/2020 seusai meraup cuan sebesar Rp 388,24 miliar sepanjang 2019.
0
Polda Jatim Tangkap 3 Orang Kasus Bobol Kartu Kredit
Kasus pembobolan kartus kredit yang dibongkar Polda Jawa Timur ternyata melibatkan sejumlah artis sebagai endorse penjualan promo tiket pesawat.