UNTUK INDONESIA
Jokowi: Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin
Jokowi mengatakan Idul Fitri tahun ini dirayakan dengan cara berbeda karena Indonesia harus menghadapi pandemi Covid-19. Dibutuhkan pengorbanan.
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 23 Mei 2020 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden).

Jakarta - Presiden Joko Widodo mengatakan Idul Fitri tahun ini dirayakan dengan cara yang berbeda karena Indonesia harus menghadapi pandemi Covid-19. Menurut Jokowi, kondisi saat ini menuntut pengorbanan semua orang untuk tidak mudik dan tidak bersilaturahmi dengan cara yang biasanya dilakukan.

Presiden Jokowi meminta masyarakat menahan diri untuk tidak melakukan kebiasaan yang rutin dilakukan setiap tahunnya pada saat Lebaran tiba.

"Saya merasakan hal ini sangatlah berat, tapi keselamatan handai tolan dan sanak saudara tentu lebih penting. Dan harus menjadi prioritas kita semua," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 23 Mei 2020.

Ia mengaku optimis masa sulit seperti ini akan segera bisa dilalui. Ia yakin negeri ini mampu bangkit kembali untuk melawan Covid-19.

"Saya yakin bersama-sama kita bangsa Indonesia akan mampu melewati ujian berat ini," tutur mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2014 tersebut.

Untuk itu, Jokowi beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah yang jatuh bertepatan pada Minggu, 24 Mei 2020.

"Selamat hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin," ucap Presiden Jokowi diikuti oleh Ibu Iriana.

Presiden Joko Widodo dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju tidak akan mengadakan open house atau halal bihalal hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H. Hal ini diungkapkan Staf khusus milenial Presiden Joko Widodo bidang sosial, Angkie Yudistia.

Saya yakin bersama-sama kita bangsa Indonesia akan mampu melewati ujian berat ini.

Angkie mengatakan ditutupnya kegiatan rutin tahunan ini sebagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 di Tanah Air.

Presiden dan jajarannya tidak akan mengadakan open house saat Idul Fitri. Tidak ada pembahasan di dalam rapat terkait rencana open house. Ini bagian dari konsistensi pemerintah untuk menerapkan physical distancing di semua aktivitas," kata Angkie kepada Tagar, Kamis, 21 Mei 2020.

Angkie menuturkan open house saat perayaan hari raya Idul Fitri berpotensi menimbulkan kerumunan dan interaksi jarak dekat sehingga rentan terhadap penyebaran Covid-19. "Maka, hal ini dihindari oleh presiden yang kemudian diikuti oleh seluruh jajaran di bawahnya," ucap Angkie. []

Baca juga:

Berita terkait
11 Ucapan Selamat Idul Fitri 2020 dalam Bahasa Jawa
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, semoga Allah menerima puasa dan amal kita semua. Berikut ucapan selamat Idul Fitri 2020 dalam bahasa Jawa.
11 Ucapan Selamat Idul Fitri 2020 dalam Bahasa Bugis
Pandemi Covid-19 tahun 2020 ini tidak bisa menghentikan kegembiraan muslim merayakan Lebaran. Berikut ucapan selamat Idul Fitri dalam bahasa Bugis.
11 Ucapan Selamat Idul Fitri 2020 dalam Bahasa Madura
Menjaga jarak fisik harus di tengah pandemi Covid-19 ini, tapi bukan jarak sosial. Berikut ucapan selamat Idul Fitri 2020 dalam bahasa Madura.
0
Jokowi: Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin
Jokowi mengatakan Idul Fitri tahun ini dirayakan dengan cara berbeda karena Indonesia harus menghadapi pandemi Covid-19. Dibutuhkan pengorbanan.