Jokowi Pilih Sandiaga Uno Jadi Menparekraf, Bendahara OK OCE Senang

Bendahara Umum OK OCE Indonesia, Rahmat Agustiar menyambut positif hak prerogatif Presiden Jokowi pilih Sandiaga Salahuddin Uno jadi Menparekraf.
Bendahara Umum OK OCE Indonesia, Rahmat Agustiar (kanan) menyambut positif hak prerogatif Presiden Jokowi pilih Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) jadi Menparekraf. (foto: Tagar/istimewa).

Jakarta - Bendahara Umum OK OCE Indonesia, Rahmat Agustiar menyambut positif hak prerogatif Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang memercayakan Sandiaga Salahuddin Uno menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) periode kerja 2020-2024.

Dia memprediksi, Sandiaga Uno mampu menggeliatkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. 

Lewat sejumlah strategi yang dimiliki, Sandi diyakini akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan pasca-bangkitnya industri pariwisata dan ekonomi kreatif di masa depan. 

Baca juga: Rapat Perdana Sandiaga Uno Bersama Staf Kemenparekraf

"Terpilihnya Bang Sandi memimpin Kemenparekraf akan berdampak positif bagi dunia usaha, khususnya bidang pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Rahmat dalam keterangannya kepada wartawan dikutip Tagar, Sabtu, 26 Desember 2020.

Bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara langsung ia nilai akan menjadi wadah terciptanya banyak lapangan kerja. Mengingat, kiprah Sandiaga Uno sebagai founder OKE OCE Indonesia berhasil mendorong OK OCE sebagai gerakan kewirausahaan nasional yang telah melahirkan banyak pengusaha muda dan sukses dalam beberapa tahun terakhir. 

"Di bawah kepemimpinan Sandi, diharapkan lapangan pekerjaan yang menjadi pekerjaan rumah utama imbas Covid-19 dapat segera teratasi dan tumbuh, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.

Sandiaga UnoMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (Foto: Tagar/Dok.Sandiuno)

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengapresiasi dukungan yang diberikan kepadanya. Ia pun berjanji akan menyelamatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lewat kolaborasi dengan sejumlah kementerian Kabinet Indonesia Maju. 

Baca juga: Sandiaga Uno, Menyusul Prabowo Subianto di Kabinet Jokowi

Menparekraf Sandiaga sempat bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi pada Selasa, 22 Desember 2020 lalu. 

Pertemuan tersebut, menurut Sandiaga, merupakan langkah percepatan untuk menggerakkan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata yang terpuruk imbas pandemi Covid-19.

"Kita langsung gerak cepat, saya mengunjungi Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) juga mengundang Pak Mendag dan Bapak Menteri Investasi kita Kepala BKPM, karena kita harus berkolaborasi kebijakan. Ini harus kita pastikan eksekusi yang tepat waktu, tepat sasaran, tepat manfaat," ujar Sandiaga Uno. 

Ia mencatat, setidaknya terdapat lebih dari 40 juta lapangan kerja yang perlu diselamatkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dirinya mengakui sangat membutuhkan peran tiga kementerian di atas untuk mewujudkan hal tersebut, karena kebijakan ketiga kementerian bakal memengaruhi ekonomi nasional secara menyeluruh. 

"Semoga ini menjadi sumbangsih pertama dalam darma bakti kita terhadap kebangkitan ekonomi, mengatasi Covid-19 dan kesempatan untuk membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya," kata Menparekraf Sandiaga Uno. []

Berita terkait
Hasil Pertemuan Sandiaga Uno, Erick Thohir dan M Lutfi
Hasil pertemuan Sandiaga Uno, Erick Thohir dan juga M Lutfi. Ketiganya membahas tentang eksekusi kebijakan.
Profil Wishnutama, Digeser Sandiaga Uno dari Kursi Menparekraf
Wishnutama Kusubandio resmi dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif oleh Presiden Joko Widodo.
Pemerataan Wisatawan Tantangan Bagi Menparekraf Sandiaga Uno
Dunia pariwisata Indonesia tertinggal dari Malaysia dan Thailand sehingga perlu pembenahan yang mendasar terutama meningkatkan hospitality
0
Carlo Ancelotti Tinggalkan Everton Kembali ke Real Madrid
Carlo Ancelotti telah meninggalkan Everton untuk menjadi pelatih kepala di Real Madrid untuk kedua kalinya