UNTUK INDONESIA
Jokowi Menang Lagi, Tiga Perempuan Menteri Ini Tak Tergantikan
Di balik itu, janji kursi menteri kepada anggota timses rival Jokowi di Pilpres 2019 telah diumumkan.
Kata Mereka yang Namanya Masuk Bursa Cawapres Jokowi | Presiden Joko Widodo menanti kehadiran Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan Ibu Siti Hasmah dalam kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6/2018). (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)

Jakarta, (Tagar 3/4/2019) - H-15 jelang Pilpres 2019 digelar, kubu capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin masih adem ayem terkait pembahasan kursi menteri. Tak ada lontaran nama partai yang dihadapkan pada janji-janji kursi menteri jika capres petahana itu menang.

Namun, janji kursi menteri kepada anggota timses rivalnya telah diumumkan. Janji kursi menteri jika menang itu datang dari kubu capres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno lewat Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojo Hadikusumo.

Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Wasisto Raharjo Jati berpandangan jika Jokowi menang di Pilpres 2019, sejumlah menteri layak dipertahankan. Wasisto mengungkapkan sejumlah menteri yang sepatutnya mengisi kembali di pemeritahan capres petahana periode 2019-2024 adalah Trio Srikandi.

Adapun Trio Srikandi yang disebut Wasisto adalah Retno Marsudi yang saat ini menjabat Menteri Luar Negeri, Sri Mulyani yang kini Menteri Keuangan, dan Susi Pudjiastuti yang kini Menteri Kelautan dan Perikanan.

"Saya pikir Trio Srikandi layak dipertahankan karena kinerja dan kapasitas mereka yang bagus dalam pemerintahan ini," kata Wasisto melalui keterangan tertulis yang diterima Tagar News, Selasa (2/4).

Selain tiga menteri itu, Wasisto berharap Jokowi bijak menyusun jajaran nama menteri lain jika menang dalam Pilpres 2019. "Saya pikir beliau jangan terlalu menuruti kemauan koalisi, dan simpatisannya yang ingin orang-orangnya kepercayaannya menjadi menteri. Beliau (Jokowi) perlu diberi kebebasan lebih untuk menentukan pilihannya sendiri," ujar dia.

Beda Wasisto, beda Tim Kampanye Pemenangan (TKN) Jokowi-Ma'ruf dalam menanggapi siapa yang bakal mengisi kursi menteri jika Jokowi menang Pilpres 2019.

Juru Bicara TKN Irma Suryani Chaniago mengatakan pihaknya saat ini lebih memilih fokus dalam perolehan suara untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf di pesta demokrasi pada 17 April 2019.

"Jokowi menang dulu, baru kita bicarakan siapa yang masih pantas dan siapa yang harus off," kata Irma melalui keterangan tertulis yang diterima Tagar News, Selasa (2/4).

Terkait kursi kosong tanpa nama untuk kabinet jika Jokowi menang, Irma tak banyak berbicara. Dia menilai, presiden terpilih nantinya punya kuasa penuh memilih menteri dalam kabinet. "Itu hak prerogatives presiden. Saya tidak boleh ambil hak presiden untuk menentukan siapa yang beliau percaya," tandasnya.

Baca juga: Prabowo Menang, Agus Harimurti Yudhoyono Jadi Menteri Apa?

Berita terkait
0
Bambang Soesatyo Patuhi Surat Edaran Partai Golkar
Bambang Soesatyo mengatakan akan mematuhi instruksi partainya yang melarang para anggota Fraksi Partai Golkar meninggalkan Jakarta.