UNTUK INDONESIA
Jokowi Ingin Kemajuan Pendidikan Diimbangi Teknologi
Presiden Joko Widodo menginginkan perbaikan kualitas pendidikan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) diimbangi dengan pemanfaatan teknologi.
Foto profil Facebook Jokowi diperbarui, Minggu, 20 Oktober 2019. (Foto: Facebook/Presiden Joko Widodo)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan agar para Menteri Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 harus meningkatkan pemanfaatan teknologi. Hal ini guna memperbaiki kualitas pendidikan, juga meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). 

Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2014 ini meminta implementasi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP), KIP kuliah, dan program-program beasiswa dikawal dengan sebaik-baiknya supaya tepat sasaran.

Saya beberapa kali telah menekankan betapa pentingnya pembenahan sistem pendidikan kita, agar mampu merespons perubahan yang berjalan sangat cepat.

Menurutnya, dengan memperbaiki sistem pendidikan di Tanah Air diimbangi teknologi, dapat berpengaruh bagi kelanjutan perkembangan pendidikan anak.

"Saya beberapa kali telah menekankan betapa pentingnya pembenahan sistem pendidikan kita, agar mampu merespons perubahan yang berjalan sangat cepatnya agar lebih fleksibel, agar lebih adaptif dengan perubahan dunia yang kita alami," kata Jokowi di Istana Negara, Selasa, 12 November 2019.

Selain itu, dalam mengupayakan peningkatan kualitas SDM dalam bidang pendidikan, Jokowi memandang perlu adanya terobosan yang cepat.

"Dengan memanfaatkan infrastruktur dan kemajuan teknologi yang ada sehingga perwujudan dari pemerataan akses dan kualitas pendidikan yang bisa menjangkau rentang geografis negara yang sangat luas betul-betul bisa dilaksanakan, karena mencakup 17.000 pulau dan 300.000 sekolah yang ada yang kita miliki," ujarnya.

Hal lainnya terkait pendidikan, menurut Jokowi, diperlukan juga infrastruktur pendidikan yang menunjang. Terutama, menyoal rehabilitasi gedung-gedung sekolah yang rusak. 

"Yang ini akan sangat membahayakan anak-anak kita, walaupun ini adalah wilayah ranah kewenangan daerah dan mestinya harus menjadi fokus perhatian Pemda. Namun saya minta ada skema program bersama antara pusat dan daerah dalam melakukan percepatan rehabilitasi gedung-gedung yang rusak, baik rusak sedang, maupun rusak ringan," kata Jokowi. []

Berita terkait
Pencari Kerja Era Jokowi Dapat Insentif Rp 1,5 Juta
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meluncurkan Kartu Pra Kerja pada Januari 2020, dengan insentif yang diberikan mencapai Rp 1,5 per jiwa.
Tak Kena Resesi Ekonomi, Jokowi Ingatkan Bersyukur
Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia patut bersyukur karena pertumbuhan ekonomi yang stabil dan masih di atas lima persen.
Jokowi Minta Semua Menteri Pangkas Regulasi
Presiden Jokowi) meminta semua jajaran menteri dapat memangkas regulasi.
0
Haedar Nashir dan Strategi Menghadapi Radikalisme
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir memaparkan strategi menghadapi radikalisme dalam pidato pengukuhannya sebagai guru besar UMY ke-14.