UNTUK INDONESIA
Jokowi dan Menteri Tak Gelar Open House Idul Fitri 2020
Presiden Jokowi bersama jajaran menteri tidak akan mengadakan open house atau halal bihalal Idul Fitri 1 Syawal 1441 H.
Presiden Jokowi didampingi Wapres Ma\\'ruf Amin berfoto bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju tidak akan mengadakan open house atau halal bihalal hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H. Hal itu diungkapkan Staf khusus (stafsus) milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi) bidang sosial, Angkie Yudistia.

Angkie mengatakan, ditutupnya kegiatan rutin tahunan ini sebagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 di Tanah Air.

"Presiden dan jajarannya tidak akan mengadakan open house saat Idul Fitri nanti. Tidak pernah ada pembahasan di dalam rapat terkait rencana open house. Ini bagian dari konsistensi pemerintah untuk menerapkan physical distancing di semua aktivitas," kata Angkie kepada Tagar, Kamis, 21 Mei 2020.

Kita bisa saling bersilaturrahmi secara daring pada saat Lebaran nanti.

Angkie menuturkan open house saat perayaan hari raya Idul Fitri berpotensi menimbulkan kerumunan dan interaksi jarak dekat sehingga rentan terhadap penyebaran Covid-19. "Maka, hal ini dihindari oleh presiden yang kemudian diikuti oleh seluruh jajaran di bawahnya," ucap Angkie.

Baca juga:

Kepada masyarakat, Angkie menyarankan kegiatan open house saat Lebaran tahun 2020 dilakukan melalui video call atau video call. Menurutnya, halal bihalal secara virtual tidak menghilangkan esensi silaturahmi.

"Kita bisa saling bersilaturrahmi secara daring pada saat Lebaran nanti dengan sanak keluarga, kerabat, dan sahabat tanpa harus memaksakan diri untuk melakukan pertemuan fisik," ujar dia.

Sebelumnya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan pengumuman agar menunda dahulu kegiatan kumpul-kumpul selama masa Ramadan dan perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H.

Senada dengan PBNU, Menteri Agama Fachrul Razi juga telah berpesan agar salat Idul Fitri dilaksanakan di rumah masing-masing. Menurutnya, kerumunan di masjid, musala, atau lapangan tempat salat Id berpotensi menularkan virus corona.

"Saya imbau umat Islam menjalankan Salat Id di rumah bersama keluarga inti. Ini bagian dari empati dan komitmen kita sebagai umat beragama, dalam penanganan Covid-19," ujar Fachrul Razi di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2020. []

Berita terkait
Dalil yang Membolehkan Salat Idul Fitri di Rumah
Ustaz juga pengajar di Pesantren Persatuan Islam 1-2 Bandung, Asep Abdul Aziz, setuju atas fatwa panduan salat idul fitri saat pandemi Covid-19
Jokowi Kaji Cuti Lebaran 2020 Gabung Libur Idul Adha
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkaji cuti bersama Lebaran 2020 digabung dengan libur Idul Adha.
Anies Baswedan: Mudik Lokal Dilarang, Mudik Virtual Boleh
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan larangan mudik di Jakarta tetap berlaku hingga saat ini, kecuali mudik virtual.
0
AJI: Polisi Pelaku Intimidasi 56 Jurnalis Peliput Demo
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mencatat setidaknya 56 jurnalis menjadi korban kekerasan saat meliput demo UU Cipta Kerja.