UNTUK INDONESIA
Jembatan Hasil TMMD Memudahkan Petani Kotawaringin Kalteng
Tiga jembatan yang diperbaiki, dalam kegiatan TMMD di Kecamatan Pulau Hanaut Kalteng mulai difungsikan
Sarwaji dan Mansur dengan nyaman membawa kelapa hasil kebun mereka melintasi Jembatan Handil Samsu yang diperbaiki melalui kegiatan TMMD Reguler ke-109. (Foto: Tagar/TNI TMMD)

Kalteng - Tiga jembatan yang diperbaiki, dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-109 di Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), mulai difungsikan meski sedang tahap penyelesaian akhir.

Difungsikannya tiga jembatan tersebut membuat aktivitas masyarakat semakin lancar. Para petani kini semakin mudah dan leluasa mengangkut hasil panen karena tidak perlu khawatir terjadi kecelakaan saat melintas di atas jembatan.

Saya sangat senang dan bangga atas bantuan TNI kepada kami.

"Alhamdulillah kini kami petani semakin mudah mengangkut hasil panen dengan jumlah berapa dan sesering apapun. Jembatan sudah sangat kokoh dan nyaman dilewati," kata Sarwaji, petani Desa Bapinang Hilir, Senin 19 Oktober 2020.

Hal serupa diungkapkan Mansur. Dia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada TNI yang telah mengatasi masalah infrastruktur di desa mereka melalui kegiatan TMMD reguler ke-109.

"Saya sangat senang dan bangga atas bantuan TNI kepada kami. Kami bangga dan kami cinta dengan TNI karena benar-benar memperhatikan kesulitan kami rakyat di desa terpencil ini," kata Mansur.

Komandan Kodim 1015/Spt yang sekaligus Komandan Satuan Tugas TMMD Reguler ke-109, Letkol Czi Akhmad Safari mengatakan, sasaran fisik dalam TMMD ini dilakukan memang berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat.

"Kami berharap sumbangsih kami melalui TMMD ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga sangat berterima kasih atas penerimaan dan dukungan besar dari pemerintah dan seluruh masyarakat di sini," kata Akhmad Safari.

TMMD Reguler ke-109 dilaksanakan di Desa Bapinang Hilir, Babirah dan Bapinang Hulu Kecamatan Pulau Hanaut mulai 22 September hingga 21 Oktober 2020. Ada 150 orang yang dilibatkan terdiri dari anggota TNI, Polri dan masyarakat.

Ada lima sasaran fisik yang ingin dicapai yaitu sasaran jembatan Handil Gayam berukuran panjang 15,30 meter dan lebar 3,80 meter yang berlokasi di RT 11/ RW 4 Desa Bapinang Hilir.

Sasaran jembatan Handil Samsu berukuran panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter berlokasi di RT 12/ RW 4 Desa Bapinang Hilir. Sasaran jembatan Sei Babirah berukuran panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter RT 07/ RW 03 Desa Babirah.

Sasaran fisik lainnya yaitu perbaikan Musola Al Hidayah berukuran panjang 6,50 meter dan lebar 6,50 meter di Desa Bapinang Hulu dan pembangunan pos terpadu di Desa Bapinang Hulu. []

Berita terkait
Agam Usul Buka Jalan Penghubung Kecamatan Lewat TMMD
Pemerintah Kabupaten Agam mengusulkan agar program TMMD tahun depan dapat membantu pembukaan akses jalan dua kecamatan.
Wasev TMMD Pastikan Pembangunan Jalan di Pandeglang Selesai
Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) penanggung jawab operasional TNI Manungal Membangun Desa (TMMD) ke 109 di Pandeglang.
TMMD dan Jembatan Asa Warga Jeneponto
Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) sungguh membawa dampak baik terhadap masyarakat. Salah satunya dirasakan warga Jeneponto.
0
Kementan Dorong Pemulihan Pangan di Asean dan Global
Kementan berperan aktif dalam pencapaian ketahanan pangan regional dan global untuk mendorong sektor pertanian menciptakan lapangan pekerjaan.