UNTUK INDONESIA
Jangan Cemas, Wisma Atlet Siap Tampung Pasien Corona
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan masyarakat tak perlu khawatir pemerintah akan kekurangan fasilitas kesehatan untuk pasien Covid-19.
Sejumlah petugas Palang Merah Indonesia (PMI) membawa tulisan "Kami Tetap Bekerja Untuk Kalian, Kalian Tetap di Rumah Untuk Kami" di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2020.(Foto: Antara/M Risyal Hidayat/aww)

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan masyarakat tak perlu khawatir pemerintah akan kekurangan fasilitas kesehatan untuk menampung orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), suspek, dan pasien positif Covid-19.

Sebab, mulai Minggu, 22 Maret 2020 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta yang sebelumnya digunakan dalam perhelatan Asian Games dapat digunakan untuk pasien corona.

"Sebagai rumah sakit (RS) darurat yang jumlah towernya cukup banyak. Jadi tidak usah khawatir, ada tujuh tower di Wisma Atlet ini masih ada tiga tower lagi, yang waktu itu dipakai media. Jadi penampungannya cukup," ucap Erick di kompleks Wisma Atlet  Kemayoran, Jakarta, Minggu, 22 Maret 2020.

Penemprotan Disinfektaan Wisma AtletPetugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan disinfektan pada Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2020. (Foto: Antara/Risyal Hidayat)

Jadi, ia berharapkan semua unsur termasuk masyarakat dan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bekerja keras bersama untuk menjaga dari serangan virus corona.

Karena, pihaknya akan selalu siap untuk mendukung pemerintah mengatasi penyebaran Covid-19 dengan cara BUMN. "Tentu yang terpenting, kami BUMN dengan jaringannya logistik dan RS kami juga siap terlibat dan siap mendukung," tuturnya.

Dari seluruh Indonesia, hingga saat ini tercatat ada 450 pasien positif corona, 392 ODP, 20 orang sembuh, dan 38 orang meninggal dunia. Dengan angka terjangkit tertinggi di DKI Jakarta yaitu 267 kasus, 23 orang meninggal, dan 17 orang sembuh. []

Berita terkait
Erick Thohir Cukupi Kebutuhan Masker, Obat, dan APD
Menteri BUMN Erick Thohir mencoba semaksimal mungkin mendukung kegiatan antisipasi penyebaran Covid-19 atau virus corona yang meluas di Indonesia.
Jokowi Kirim Tentara Jemput Obat Corona di China
Jokowi mengirim tentara untuk menjemput alat kesehatan dan 10 ton obat di China demi menyelamatkan rakyat Indonesia dari virus berbahaya corona.
Kebijakan Lockdown Suatu Keniscayaan Bagi Jokowi
Pengamat hukum pidana Abdul Fickar Hadjar menilai kebijakan lockdown menjadi suatu keniscayaan bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
0
Khofifah: May Day Risiko Besar Penularan Covid-19
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta kepada buruh untuk tidak turun ke jalan memperingati May Day Hari Buruh Internasional.