Tarutung - Menjelang perayaan HUT RI ke-74 pada 17 Agustus 2019, sejumlah warga di Kecamatan Sipoholon angkat bicara terkait kondisi jalan keliling (ring road) yang menghubungkan puluhan desa di dua kecamatan, Sipoholon dan Tarutung.
Jalan tersebut merupakan ruas koneksi penting untuk pengembangan wilayah dengan potensi puluhan desa di Tapanuli Utara, berupa lahan pertanian holtikultura dan perkebunan rakyat.
Warga meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara atas kondisi jalan yang mengalami kerusakan 90 persen itu.
"Sudah mengancam pengendara yang lalu lalang, apalagi di saat penghujan. Lubang berbatu hampir di semua badan jalan, sering menyebabkan pengendara sepeda motor terpeleset," kata Jasper, warga Dusun Sibuntuon, Desa Simanungkalit, Kecamatan Sipoholon, Rabu 7 Agustus 2019.
Dijelaskan pria 34 tahun itu, usia jalan di desanya baru lima tahun. Namun sudah rusak 90 persen. Dia berharap bilamana dibangun kelak, agar dilakukan pengawasan melekat dalam konstruksi teknisnya.
Kami berharap partisipasi warga melakukan pengawasan terhadap penyedia jasa
"Baru sekira tahun 2014 silam jalan ini dikerjakan dengan konstruksi lapen (lapis penetrasi macadam). Namun inilah kondisinya, sudah kupak-kapik. Kami harapkan jika dikerjakan kembali harus diawasi betul oleh instansi teknis," katanya.
Dihubungi terpisah, Dalan Simanjuntak selaku Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa LPSE Kabupaten Tapanuli Utara, mengatakan, tahun ini ruas jalan penghubung Seminarium-Tarutung akan dibangun dengan konstruksi hotmix.
"Segera akan dikerjakan dari Dinas PUPR, pemenang sudah ditetapkan, saat ini tahap penyusunan kontrak. Ruas jalan akan dibangun dengan konstruksi hotmix," jelas Dalan, Rabu 7 Agustus 2019.
Dalan mengatakan, titik pekerjaan peningkatan jalan jurusan Seminarium-Tarutung dimulai dari Desa Hutauruk Hasundutan menuju Desa Simanungkalit dengan anggaran Rp 1 miliar.
"Kami berharap partisipasi warga melakukan pengawasan terhadap penyedia jasa. Tujuannya agar betul dan terjamin kualitasnya, itu hak masyarakat, Pak," kata Dalan.[]
Baca juga: