Isra Miraj: Perjalanan Panjang Nabi Muhammad dalam Semalam dan Perintah Salat 5 Waktu

Peristiwa ini diabadikan Allah dalam firman-nya di Al-Quran surah Al-Isra ayat 1
Ilustrasi. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Tanggal 27 Rajab menjadi waktu diperingatinya peristiwa Isra Miraj. Di Indonesia, ada beberapa perayaan yang dilakukan untuk memperingati peristiwa bersejarah tersebut.

Lalu, apakah peristiwa Isra Miraj itu?

Isra Miraj adalah perjalanan yang dilakukan Rasulullah Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam dalam satu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.

Peristiwa itu diabadikan Allah dalam firman-nya di Al-Qur'an surah Al-Isra ayat 1:

"Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya, Dia Maha Mendengar, Maha Melihat. (QS.17 Al-Isra':1)

Akademisi tafsir hadis Dr. Mohsen Haredy, dilansir dari laman About Islam menjelaskan, peristiwa Al-Israa' dan Al-Mi`raj merupakan salah satu ujian yang dihadapi umat Islam. Hal itu karena, keseluruhan cerita merupakan kepercayaan terhadap Yang Gaib.

Tidak ada keraguan bahwa Al-Isra (perjalanan malam) diikuti oleh Al-Mi'raj (kenaikan menuju surga) adalah salah satu mukjizat dalam kehidupan Nabi kita Muhammad, saw.

Kapan Isra' Miraj terjadi? Menurut pandangan yang paling diterima, itu terjadi pada tanggal 27 Rajab, bulan ketujuh dalam penanggalan Hijriah, pada tahun kesepuluh kenabian Muhammad.

Satu pelajaran utama dari peristiwa itu, adalah bahwa ruang dan waktu yang terikat oleh hukum alam bagi manusia, tidak begitu terikat pada Allah.

Pada malam itu Nabi Muhammad menjembatani ruang dan waktu dan dunia ini, melakukan perjalanan ke surga atas kehendak Allah.

Bagi umat Islam, tidak ada perayaan, puasa, atau doa khusus untuk memperingati Isra dan Miraj.

Tidak ada keraguan bahwa Al-Isra (perjalanan malam) diikuti oleh Al-Miraj (kenaikan surga) adalah salah satu mukjizat dalam kehidupan Nabi kita Muhammad (damai dan berkah besertanya).

Menurut pandangan yang paling diterima, itu terjadi pada tanggal 27 Rajab, bulan ketujuh dalam penanggalan Hijriah, pada tahun kesepuluh kenabian Muhammad.


Peristiwa Isra Miraj

Sebagaimana dalam hadis, bahwa Rasulullah dibawa dari Masjidil Haram di Makkah ke masjid terjauh, Masjidil Aqsa di Yerusalem, Palestina.

Keberangkatan Nabi Muhammad saw pada malam itu ditemani malaikat Jibril bersama makhluk yang disebut Buraq.

Di sanalah, Nabi Muhammad memimpin salat berjemaah bersama para nabi Allah.

Kemudian Jibril membawanya ke surga di mana ia bertemu dengan para nabi Adam, Yunus, Isa, Idris, Harun, dan Musa. Di langit ketujuh, Rasulullah Muhammad bertemu Ibrahim (alaihim salam).


Perintah Salat Pertama

Isra Miraj merupakan peristiwa Allah memberikan perintah shalat pertama sebagai hadiah bagi Rasulullah Muhammad saw beserta umatnya.

Awalnya, Allah memerintahkan umatnya shalat lima puluh kali. Tetapi sekembalinya Nabi Muhammad, dia diberitahu oleh Nabi Musa bahwa para pengikutnya tidak dapat melakukan lima puluh salat.

Karena itu, dia kembali dan akhirnya dikurangi menjadi Sholat lima waktu. Setelah ini, Nabi Muhammad kembali ke Mekah pada malam yang sama.

Oleh karena itulah, umat Islam harus bersyukur kepada Allah atas karunia ini. Mereka harus menjaganya dan tidak pernah mengabaikannya. Ini adalah hal yang memungkinkan muslim untuk berkomunikasi dengan Sang Pencipta lima kali sehari.

Dalam perjalanan Isra Miraj, pengaruh ruang dan waktu tidak berarti bagi Allah. Hal ini diilustrasikan oleh perjumpaan Nabi dengan nabi-nabi lain yang sudah lama meninggal.

Allah membawa Nabi Muhammad kepada-Nya untuk menunjukkan kepada kita betapa berharganya dia di sisi Allah.

Perjalanan malam Muhammad jelas tidak mudah dipercaya oleh orang-orang kafir Mekah.

Namun demikian, Nabi membuktikannya secara logis dengan menggambarkan kafilah-kafilah yang mendekat yang disalipnya saat kembali secara ajaib.

Jadi, mukjizat kenabian khusus ini tidak hanya menetapkan keutamaan Nabi bagi umat Islam seperti yang dibahas di atas, tetapi juga membantu membuktikan kenabiannya kepada orang-orang yang tidak percaya pada masanya.


Perayaan Isra Miraj

Bagi umat Islam, tidak ada perayaan, puasa, atau doa khusus untuk memperingati Isra dan Miraj.

Namun di beberapa tempat, umat Islam sendiri memiliki perayaan yang merupakan tradisi peringatan Isra Miraj.

Biasanya, perayaan itu diisi dengan kisah perjalanan malam yang diceritakan dalam bentuk ceramah.

Meski Nabi Muhammad sendiri tidak menetapkan praktik-praktik ini, ada ulama yang berpendapat bahwa pertemuan dimaksudkan untuk mengingatkan umat Islam tentang pentingnya Al-Miraj dalam sejarah Islam, atau untuk mengingatkan kita tentang pentingnya cinta kepada Nabi dan terus mengingatkan kita tentang perintah salat. []


Baca Juga

 Doa Awal dan Akhir Tahun Baru Islam, Arab dan Latin 

 Doa dalam Agama Islam Saat Terkena Musibah dan Sakit 

 Doa Ketika Mengalami Cuaca Buruk dalam Islam 

 Doa dalam Agama Islam Agar Hati Tenang dan Dijaga Allah SWT 






Berita terkait
Libur Isra Miraj 2022, 28 Februari atau 1 Maret?
Aturan libur Isra Miraj 2022 telah ditentukan oleh surat keputusan bersama 3 Menteri sejak tahun 2021 lalu.
10 Ucapan Isra Miraj 2022, Cocok untuk Status Media Sosial
Kata-kata indah ini dapat menyejukkan hati untuk orang-orang tersayang yang juga turut merayakannya.
Penjelasan Tentang Buraq, Kendaraan Rasulullah SAW saat Peristiwa Isra Miraj
Buraq merupakan binatang ghaib yang tidak dapat dijumpai di alam ini.