Ini Pemenang Lomba Cover Lagu SPM-VB Kemendikbud

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan umumkan pemenang lomba cover lagu SPM-VB.
Grand Final Lomba Cover lagu “Condong pada Mimpi - Vokasi Berjaya” (CPM-VB). (Foto: Tagar/Kemendikbud)

Jakarta - Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) umumkan pemenang lomba cover lagu ‘Condong pada Mimpi – Vokasi Berjaya’ (SPM-VB) melalui kanal YouTube pada Jumat 27 November 2020.

Saya ingin menyampaikan pesan yang memotivasi generasi muda dan orang tua juga harus tahu passion bakat anak. Jangan anggap versi kebahagiaan anak adalah versi kebahagiaan orang tua. Jangan sampai keterpaksaan itu terjadi kepada anak-anak kita

Lomba yang diadakan untuk perkenalkan pendidikan vokasi ini disambut baik dengan adanya 1.000 video yang bersaing pada lomba ini.

Selain itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbud yakni Wikan Sakarinto pun ingin megajak para generasi muda untuk teruskan pendidikan sesuai dengan minat.

Melalui lagu yang ia ciptakan bersama Wahyu “Unyep” tersebut ia berharap anak-anak mengetahui pendidikan vokasi dan dapat yakin dengan pilihannya jika memang itu mimpi, gairah, dan mimpi mereka.

“Saya ingin menyampaikan pesan yang memotivasi generasi muda dan orang tua juga harus tahu passion bakat anak. Jangan anggap versi kebahagiaan anak adalah versi kebahagiaan orang tua. Jangan sampai keterpaksaan itu terjadi kepada anak-anak kita” ucapnya.

Lagu CPM-VB tersebut dibuat Wikan Sakarinto sejak pertengahan 2020, yang mana bertepatan dengan masa pandemi Covid-19. Menggandeng kreator musik dan lirik, Wahyu Hermawan berduet dengan Darmawan Okto, lagu ini dirasa sangat relevan dengan keadaan masyarakat saat ini.

Wahyu pun merasa beryukur serta bangga dapat terlibat dalam pembuatan lagu tersebut, yang dibuat dengan nuansa kekinian. Menurutnya juga jika diberi aransemen tertentu, lagu tersebut dapat dinikmati seluruh usia.

Dirinya pun tak menyangka dapat menghasilkan sesuatu yang positif meskipun di tengah pandemi dan berharap lagu tersebut dapat memotivasi dan menginspirasi semua pihak.

“Terus berkarya, jangan menyerah, warna mimpi banyak sekali maka raihlah itu,” pesan Wahyu yang juga merupakan juri dalam lomba.

Kegiatan ini pun diapreasiasi oleh Musisi Purwacaraka dia menilai kompetisi ini merupakan ide yang hebat untuk bangun kesadaran agar pendidikan vokasi lebih dihargai di masyarakat.

Dia juga menilai pendidikan vokasi merupakan hal yang penting karena apa yang dipelajari saat ini akan berguna di masa depan.

“Mereka lebih siap masuk ke dunia kerja. Terima kasih telah dilibatkan untuk melihat ini semua,” ucapnya.

Hadir juga, Novia Bachmid yang mengikuti ajang Indonesia Idol lalu. Dirinya merupakan alumni SMK Paramitha 1 jurusan multimedia dan menilai ilmu yang didapatkannya menjadi bekal ilmu sehingga dapat digunakan untuk mengedit suara maupun videonya sendiri.

“Untuk generasi milenial, jangan sungkan untuk memilih vokasi,” pesannya.

Selain itu, hadir juga Musisi Beby Romeo sebagai salah satu juri yang sampaikan kekagumannya atas bakat yang dimiliki dari para peserta.

“Kok saya temukan orang unik di sini? Ada peserta yang membuat saya terkagum-kagum dengan caranya bermain gitar. Itu positif, bagus dan layak untuk didengar. Ini memang sesuatu,” ucap Beby.

Dia juga apresiasi atas keterlibatannya sebagai juri karena menambah wawasannya mengenai pendidikan vokasi seperti keragaman satuan pendidikan, profil institusi, fasilitas pendukung pembelajaran, dan berbagai keunggulan lainnya.

“Saya berterima kasih karena melihat banyak hal di sini,” ucapnya.

Dia juga memuji Dirjen Wikan yang peka terhadap perkembangan zaman. “Ide briliannya update di masa sekarang, sesuai dengan kondisi masyarakat. Aku men-support apa yang dikerjakan,” ucap Beby Romeo.

Berikut pemenang dari masing-masing kategori:

Kategori A

(Peserta didik, pendidik, civitas aktif pada satuan pendidikan vokasi)

1. Btari Chinta dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Sekolah Musik Vidi Vici;

2. Pro-Vokasi dari Vokasi Universitas Brawijaya;

3. Yula Diana dari SMK Negeri 1 Grati

Kategori B

(Umum dan alumni vokasi)

1. Olive Prima asal Depok, Jawa Barat;

2. Purnama Nuraeni asal Kota Bogor, Jawa Barat;

3. EBB asal Kabupaten Tulungagung;

Kategori C

(Politeknik dan satuan pendidikan vokasi)

1. LKP Nuning;

2. SMKS TI Muhammadiyah Cikampek;

3. Indonesia Tourism School-Bali;

Kategori Ekspos Digital

1. Politeknik Maritim Negeri Indonesia;

2. Politeknik Negeri Lampung;

3. Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB);

Lagu Condong pada Mimpi – Vokasi Berjaya (CPM-VB) dapat didengarkan melalui berbagai macam platform music digital seperti Spotify, Apple Music, iTunes, Youtube, dan beberapa layanan digital music streaming lainnya. []

Baca juga:

Berita terkait
Persyaratan untuk Dapatkan BSU Rp 1,8 juta dari Kemendikbud
Nadiem Anwar Makarim sampaikan beberapa persyaratan untuk dapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Kemendikbud Luncurkan Pasarbudaya Bersamaan dengan PKN 2020
Kemendikbud luncurkan Pasarbudaya yang bekerja sama dengan Tokopedia guna dukung UMKM milik para seniman lokal Indonesia.
Kemendikbud Keluarkan Panduan Kurikulum Darurat
Kemendikbud keluarkan panduan kurikulum dalam kondisi khusus yang mana satuan pendidikan dapat memilih satu dari tiga kurikulum pemerintah.
0
Simak 5 Aplikasi dan Situs Simulasi Tes CPNS
Terdapat lima aplikasi dan situs simulai tes CPNS 2021 yang sudah disiapkan untuk mengisi kota sebanyak 105.777 dari 189.102 formasi ASN yang ada.