IHSG Diprediksi Menguat di Level 6.031

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mencoba menguat dan kembali di level psikologisnya.
Ilustrasi (Foto: Tagar/Pexels/George Morina)

Jakarta - Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada perdagangan hari ini. Indeks saham berada pada level 5.978-6.031.

Secara teknikal IHSG membentuk pola candlestick bullish counter attack dengan whipsaw moving average 20 dan 50 hari. Indikator stochastic bergerak terkonsolidasi dengan MACD yang bergerak bearish.

"Sehingga IHSG berpotensi mencoba menguat dan kembali di level psikologisnya pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 5.978-6.031," ujar Lanjar, Selasa, 22 Juni 2021.

Adapun, saham-saham yang dapat dicemati secara teknikal diantaranya; ASII, BBNI, BBTN, CTRA, ICBP, JPFA, MAIN, MEDC, SMRA, UNVR, WIKA.

Sebelumnya, IHSG ditutup turun tipis 10,87 poin atau 0,18 % ke level 5.996,25 setelah sempat dibuka gap down hingga 2% diawal sesi perdagangan Senin, kemarin.


Sehingga IHSG berpotensi mencoba menguat dan kembali di level psikologisnya.


Beberapa faktor yang menyebabkan IHSG tersungkur diawal sesi, aksi capital outflow investor asing menyikapi langkah The Fed dalam prospek pengetatan kebijakan, respon investor dalam rencana Bank Indonesia dalam pembobotan indeks dan kasus Covid-19 di Indonesia yang meningkat tajam. []

Baca Juga:

Tahun 2021 Menko Airlangga Prediksi IHSG Sentuh Level 7.000

Berita terkait
IHSG Loyo, 316 Emiten Melemah, 155 'Tidur'
Transaksi perdagangan mencapai Rp12,4 triliun dari 17,5 miliar lembar saham. Sebanyak 180 emiten menghijau, 316 melemah.
Aksi Jual Asing Buat IHSG Akhir Pekan Menguat 0,41 Persen
Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan Jumat, 27 November 2020 menguat 0,41 persen ke posisi 5.783,34 poin.
IHSG Naik 0,85 Persen, Saham BNI, Astra dan Fren Dilego Asing
Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia pada penutupan Selasa, 24 November 2020 menguat 0,85 persen ke posisi 5.701,03 poin.
0
Negara-negara yang Paling Berbahaya Bagi Anak-anak
Somalia, Kongo, Afghanistan dan Suriah merupakan negara yang paling berbahaya bagi anak-anak di zona konflik