UNTUK INDONESIA

Idris, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid yang Teledor

Mohammad Idris terkonfirmasi positif covid-19 menjadi bahan perbincangan kontroversial. Banyak yang beranggapan Idris lalai alias teledor
Mohammad Idris, calon Wali Kota petahana Kota Depok (Foto:Tagar/facebook Mohammad Idris)

Jakarta - Mohammad Idris, calon Wali Kota petahana yang menjabat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok saat ini terkonfirmasi positif covid-19. Hal itu lantas menjadi bahan perbincangan kontroversial. Banyak yang beranggapan Idris seperti lalai dalam mengemban tugas sebagai Ketua gugus tugas alias teledor. 

Beliau mengimbau agar warga Depok perang terhadap Covid-19, dengan pakai masker, jaga jarak fisik, dan tidak berkerumun. Nah, malah sebaliknya, beliau yang melanggar (prokes) saat menghadiri kegiatan di Petamburan

Salah satunya tampak dari pernyataan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok, Babai Suhaimi. Ia beranggapan bahwa terjangkitnya Idris virus tersebut kemungkinan karena kelalaiannya sendiri. Di mana ia melanggar protokol kesehatan yang biasa disampaikan olehnya untuk masyarakat Kota Depok.

"Beliau mengimbau agar warga Depok perang terhadap Covid-19, dengan pakai masker, jaga jarak fisik, dan tidak berkerumun. Nah, malah sebaliknya, beliau yang melanggar (prokes) saat menghadiri kegiatan di Petamburan," katanya dikutip dari monitor.co.id pada Minggu, 29 November 2020. 

Terkait kondisi tersebut, sampai sekarang Idris masih dalam perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok. Kabar terbaru yang diperoleh melalui surat edaran, akibat kondisinya Idris tidak diperbolehkan untuk mengikuti sesi Debat Terbuka yang akan berlangsung Senin, 30 November 2020 malam ini. 

"Berdasarkan hasil SWAB PCR covid-19, pada tanggal 29 November 2020 yang masih positif dan kondisi tekanan darah yang belum stabil, sehingga kami Tim DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pasien) Covid-19 RSUD Kota Depok, berkesimpulan untuk saat ini belum mengijinkan Bapak DR. KH. Mohammad Idris, MA untuk mengikuti kegiatan debat kandidat Pilkada Kota Depok ke-2 via zoom/daring," bunyi surat edaran yang ditandatangani atas nama Tim DPJP RSUD Kota Depok beserta Direktur RSUD Kota Depok. 

Sayangnya, Ketua KPU Depok Nana Shobarna, hingga saat ini belum sempat dihubungi Tagar untuk mengonfirmasi terkait ketidakhadiran Idris dalam debat malam nanti. []

Baca juga:

Berita terkait
Idris Gagal, Bangun Puskesmas 24 Jam di Depok Saja Tak Mampu
Babai suhaimi menilai Wali Kota Depok Mohammad Idris telah gagal pimpin Depok. Idris bahkan tak mampu bangun puskesmas 24 jam di Depok.
Idris Gagal, Depok Kota Layak Anak Hanya Prestasi di Kertas
Nasir Biasane mengatakan predikat Depok Kota Layak Anak hanyalah pencitraan dan predikat yang didapatkan hanyalah prestasi di atas kertas.
KPU Depok Yakin Bukan Debat Penyebab Idris Tertular Corona
Nana Shobarna meyakini calon petahana Wali Kota Depok Mohammad Idris yang positif Covid-19, tidak tertular saat debat Pilkada pertama
0
Idris, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid yang Teledor
Mohammad Idris terkonfirmasi positif covid-19 menjadi bahan perbincangan kontroversial. Banyak yang beranggapan Idris lalai alias teledor