Hong Kong Tunda Kelas Tatap Muka Karena Pandemi

Pemerintah Hong Kong perpanjang penangguhan kelas tatap muka di sekolah sampai pertengahan Februari 2021 karena pandemi masih kritis
Poster yang mewajibkan siswa memakai masker untuk meneken penyebaran virus Covid-19 dipasang di luar kelas sekolah Hong Kong, 24 April 2020. (Foto: Dok/voaindonesia.com/AP).

Hong Kong - Pemerintah Hong Kong memperpanjang penangguhan kelas tatap muka di sekolah-sekolah sampai pertengahan Februari karena situasi terkait wabah virus corona yang masih kritis. Sekolah-sekolah di Hong Kong sebagian besar telah tutup selama setahun. Banyak di antara institusi-institusi pendidikan itu memberlakukan sistem pembelajaran daring.

Menteri Pendidikan Kevin Yeung, 4 Januari 2021, mengatakan semua taman kanak-kanak dan sekolah akan menangguhkan pengajaran tatap muka sampai setelah liburan Tahun Baru Imlek yang berakhir pada 15 Februari.

Sekolah-sekolah dasar dan menengah dapat mengizinkan beberapa siswa mereka untuk kembali ke kelas untuk mengikuti ujian dengan persyaratan yang ketat.

Hong Kong mencatat lonjakan jumlah kasus sejak akhir November lalu, sehingga mendorong pihak berwenang menetapkan sejumlah pembatasan ketat.

Restoran-restoran tidak boleh beroperasi setelah pukul 6 malam, kecuali untuk layanan pesan ambil atau pesan antar. Salon-salon kecantikan dan pusat-pusat kegiatan olahraga, termasuk gym, diharuskan tutup sepenuhnya. Pembatasan-pembatasan tersebut akan tetap berlaku selama dua pekan mendatang.

Hong Kong sejauh ini telah memiliki sekitar 9.000 kasus virus corona dengan 150 kematian (ab/uh)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Hong Kong Hentikan Kelas Tatap Muka Karena Lonjakan Pandemi
Hong Kong menangguhkan belajar di sekolah secara langsung tatap muka di TK, SD dan sekolah menengah saat kasus virus korona meningkat
0
Ketua DPRD: HJB ke-539 Momentum Kebangkitan Kabupaten Bogor
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengatakan Hari Jadi Bogor yang ke-539 hendaknya menjadi momentum kebangkitan Kabupaten Bogor.