UNTUK INDONESIA
HM Sampoerna Tutup Pabrik Pasca Mortalitas Covid-19
PT HM Sampoerna Tbk memastikan produk rokok perusahaan telah sesuai dengan standar mutu dan terbebas dari paparan pandemi virus corona.
Falsafah Tiga Tangan HM Sampoerna. (Foto: Instagram/@insidesampoerna)

Jakarta - PT HM Sampoerna Tbk memastikan produk rokok perusahaan telah sesuai dengan standar mutu dan terbebas dari paparan pandemi virus corona atau Covid-19. Pernyataan tersebut dikeluarkan perseroan menyusul meninggalnya dua pekerja yang diketahui positif corona beberapa waktu lalu.

“Kami telah melalukan karantina produk tembakau selama lima hari sebelum didistribusikan kepada konsumen. Upaya ini bahkan lebih lama dari anjuran karantina yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),” ujar Direktur HM Sampoerna Elvira Lianita dalam keterangan pers, Jumat, 1 Mei 2020.

Sikap emiten dengan kode saham HMSP itu sekaligus bantahan resmi atas kesimpangsiuran kabar pasca meninggalnya dua pekerja mereka yang diketahui bertugas di fasilitas produksi Rungkut 2, Surabaya, Jawa Timur

Elvira menyebut seluruh proses produksi telah mengikuti standar keamanan dan kesehatan, seperti pengemasan dengan plastik dan kardus, serta mengkarantina produk lebih lama dari masa umur virus corona di kedua bahan tersebut.

“Kami sangat berkomitmen untuk menjaga kualitas atas produk-produk kami,” ujarnya.

Selain itu, standar operasional di beberapa fasilitas produksi juga diperketat melalui pengecekan suhu tubuh karyawan, meningkatkan protokol kebersihan, serta menerapkan sistem sanitasi yang baik. 

Elvira pun mengatakan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha perusahaan diwajibkan untuk mengenakan masker dan melakukan pembatasan fisik di seluruh aktivitas pabrik.

“Untuk penanganan yang lebih lanjut, kami memutuskan untuk kegiatan produksi di Rungkut 2 sejak 27 April 2020 hingga waktu yang ditentukan kemudian,” ucapnya.

Selain di Surabaya, HM Sampoerna disebut memiliki pabrik produksi rokok di beberapa wilayah, seperti Malang, Probolinggo, Pasuruan, dan Karawang. Sebagai upaya lanjutan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, seluruh pabrik milik perusahaan dilakukan penyemprotan disinfektan secara berkala.

“Prioritas kami saat ini adalah  upaya penanganan keselamatan dan kesehatan karyawan dengan terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” kata dia.

HM Sampoerna menjamin seluruh hak karyawan ditengah masa pendemi ini melalui kepastian pembayaran gaji bagi pekerja yang tidak bisa melakukan aktivitas produksi akibat penutupan pabrik. []

Berita terkait
2 Buruh Meninggal Covid-19, Pabrik Sampoerna Ditutup
Pabrik rokok Sampoerna untuk sementara ditutup lantaran dua buruhnya meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona Covid-19.
Satgas Covid-19 Tes PCR Buruh Pabrik Sampoerna
Pasca meninggalnya dua buruh PT Sampoerna akibat terinfeksi virus Covid-19, tim kuratif gugus tugas melakukan tes PCR terhadap 46 buruh.
Kisah Mujur Karyawan Djarum Dapat Rp 7,51 Triliun
Masih ingat dengan atlet bridge Asian Games 2018 bernama Bambang Hartono yang sukses menggondol medali perunggu?
0
Hujan Batu dan Gas Air Mata Demo Omnibus Law di Banyuwangi
Polresta Banyuwangi menyelidiki mencari provokator yang menyebabkan demo tolak omnibus law berakhir rusuh.