UNTUK INDONESIA
Hidangan Coto untuk Pasien Corona di Maros
Pemkab Maros memberikan seporsi hidangan coto untuk mereka yang berjuang sembuh dari virus Corona.
Ilustasi hidangan coto Makassar. (Foto: Tagar/Aan Febriansyah)

Maros - Pemerintah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan memperlihatkan bukti kepedulian terhadap warganya yang positif terjangkit virus Corona atau covid-19 dengan cara melakukan memberikan makanan tambahan bergizi sesuai anjuran ahli gizi. Untuk memberi tambahan semangat, Pemkab Maros juga memberikan seporsi hidangan coto untuk mereka yang berjuang sembuh dari virus Corona.

“Pemberian makanan tambahan ke pasien positif Corona seperti buah, vitamin, termasuk seporsi coto untuk menunjukkan ke pasien lain tidak mau isolasi bahwa pemerintah menjamin segala kebutuhan pasien khususnya kebutuhan pangan mereka,” ujar Bupati Maros, dalam keterangannya, Sabtu, 18 April 2020.

Bantuan ini kami suplai dua hari sekali oleh Dinas Kesehatan Maros.

Hatta menyebut, pemberian makanan tambahan kepada mereka yang positif terjangkit Corona khususnya yang menjalani isolasi mandiri di rumah adalah dengan tujuan memanjakan agar mereka betah tinggal di rumah dan segera sembuh.

Tak hanya makanan jadi, pasien isolasi mandiri setiap dua hari sekali disuplai bahan makanan siap olah, hal ini dilakukan agar pasien dapat mengolahnya menjadi makanan sesuai selera.

Menu harian ini merupakan paket yang direkomendasikan oleh ahli gizi dari Dinas Kesehatan sehingga diharapkan pasien bisa segera sembuh.

“Kalau dalam satu rumah ada tiga orang positif maka akan mendapatkan tiga paket juga berupa ikan, daging ayam serta sayuran dan buah-buahan. Bantuan ini kami suplai dua hari sekali oleh Dinas Kesehatan Maros,” jelasnya.

Dengan pemberian makanan tambahan dengan kandungan gizi yang dianjurkan oleh pakar, Hatta berharap pasien positif covid-19 tidak bertambah dan tidak ada penambahan cluster covid-19.

Diketahui, sejauh ini sebaran virus Corona di Maros terbagi menjadi dua yakni cluster umrah dan bandara. Untuk cluster umrah dimulai di Mandai namun telah sembuh, sedangkan cluster umrah yang lain dari Bantimurung bertambah karena keluarga kontak erat dengan pasien. []

Berita terkait
Tiga Hari Berstatus PDP, Lelaki di Maros Meninggal
Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Maros meninggal dunia. Dan hasil swabnya baru keluar kalau ternyata dia positif terpapar virus Corona.
Pekerja Terdampak Corona di Maros Diberi Kompensasi
Pemda maros memberi bantuan kepada para pekerja harian yang terdampak Covid-19.
Satu Pasien Corona di Maros Meninggal
Satu pasien positif virus Corona asal Maros meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.
0
Relaksasi Kredit, Bank di Daerah Masih Saja Menagih
Presiden Jokowi membuat kebijakan relaksasi kredit saat pandemi Covid-19, praktiknya petugas bank milik negara masih ada yang menagih bunga kredit.