UNTUK INDONESIA
Heningkan Cipta Untuk Jose Reyes di Liga Champions
Final Liga Champions antara Tottenham Hotspur dan Liverpool didahului dengan mengheningkan cipta untuk Jose Antonio Reyes.
Pertandingan final Liga Champions antara Tottenham Hotspur dan Liverpool didahului dengan mengheningkan cipta untuk mengenang pemain Jose Antonio Reyes yang meninggal dunia karena kecelakaan lalu-lintas. (Foto. uefa.com)

Jakarta - Laga final Liga Champions Tottenham Hotspur melawan Liverpol akan didahului dengan mengheningkan cipta untuk eks pemain sayap tim nasional Spanyol Jose Antonio Reyes. Mantan pemain Sevilla, Arsenal dan Real Madrid ini meninggal dalam sebuah kecelakaan lalu-lintas di dekat daerah kelahirannya, Utrera, Sevilla, Sabtu pagi waktu setempat. 

Badan sepak bola Eropa, UEFA, menyampaikan laga final di Stadion Wanda Metropolitano, Minggu 2 Juni 2019 pukul 02.00 WIB akan diawali dengan mengheningkan cipta sebagai penghormatan untuk Reyes. Kebetulan sekali laga final digelar di Spanyol. 

Reyes yang meninggal pada usia 35 ini memiliki catatan istimewa di kompetisi Eropa. Dia merupakan satu-satunya pemain yang memiliki rekor lima kali memenangi Piala UEFA/Liga Europa. Reyes terakhir kali mengangkat trofi Liga Europa pada 2016 saat memperkuat klub yang membesarkannya, Sevilla. 

UEFA dan sepak bola Eropa sangat berduka dengan kabar buruk bahwa Jose Antonio Reyes meninggal dunia hari ini

Sebelumnya, dia meraih trofi pada 2014 dan 2015 juga bersama Sevilla yang ditangani Unai Emery. Sedangkan dua trofi Liga Europa lain diraih pemain sayap yang melakukan debut profesional di usia 16 ini saat memperkuat Atletico Madrid 2010 dan 2012. 

Di Liga Champions, pemain yang bagi orang Eropa termasuk bertubuh pendek karena hanya memiliki tinggi 176 cm ini pernah mencapai final 2006 bersama Arsenal. Sayang di laga puncak Arsenal dipaksa menyerah 1-2 oleh Barcelona

"UEFA dan sepak bola Eropa sangat berduka dengan kabar buruk bahwa Jose Antonio Reyes meninggal dunia hari ini. Saya menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga dan mereka yang mencintai dia karena kehilangan dia," kata Presiden UEFA Aleksander Ceferin. 

"Dia memiliki karier yang gemilang dan memenangi berbagai trofi di mana pun dia bermain. Saya sungguh terkejut dan merasa sedih. Usianya secara tragis berakhir begitu cepat," ujarnya. 

Selama dua dekade kariernya yang cemerlang, Reyes selalu beruntung karena memperkuat klub-klub besar. Dia pernah bermain untuk Sevilla, Arsenal, Real Madrid, Atletico Madrid dan Benfica. Dia juga turut membawa Spanyol U-19 menjadi juara Piala Eropa U-19 pada 2002. 

Di timnas senior, Reyes memiliki caps 21. Dirinya juga memperkuat La Furia Roja di Piala Dunia 2006. Namun Reyes tidak masuk skuat di Piala Eropa 2008 yang dimenangkan Spanyol. Saat itu Reyes kalah bersaing dengan David Villa dan Santi Cazorla. []

Baca juga: 

Berita terkait
0
Moeldoko Bocorkan Posisi Jabatan di Kabinet Jokowi
Mantan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebutkan akan tetap membantu Presiden Jokowi dalam periode 2019-2024.