UNTUK INDONESIA
Hari Raya Nyepi, Ketapang-Gilimanuk Ditutup
Selama hari raya nyepi penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akan ditutup selama 24 jam.
Suasana Penyeberangan PT ASDP Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur. (Foto: Tagar/Hermawan)

Banyuwangi - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, akan menutup jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk selama 24 jam untuk perayaan hari raya nyepi 2020.

Penutupan di Pelabuhan Ketapang terhitung mulai hari Selasa, 24 Maret 2020 pada pukul 23.00 WIB atau pukul 24.00 Wita. Sedangkan dari Pelabuhan Gilimanuk operasional kapal dihentikan pada Rabu, 25 Maret 2020, pada pukul 04.00 WIB atau pukul 05.00 Wita.

Kepastian penutupan penyebrangan Ketapang-Gilimanuk ini tertuang dalam surat edaran PT ASDP Ketapang tentang penghentian sementara operasional kapal penyeberangan lintas Ketapang-Gilikamanuk dalam rangka perayaan hari suci nyepi tahun baru saka 1942/2020.

Sesuai dengan surat edaran Gubernur Bali maka pelabuhan akan ditutup menjelang nyepi hingga usai nyepi.

Menurut General Manager PT ASDP Ketapang Banyuwangi Fahmi Alweni, penutupan pelabuhan ini juga berdasarkan surat edaran gubernur Bali nomor 3.1/12955/PK/BKD, tentang hari raya libur nasional, cuti bersama dan dispensasi hari suci bindu di bali 2020.

“Sesuai dengan surat edaran Gubernur Bali maka pelabuhan akan ditutup menjelang nyepi hingga usai nyepi," kata Fahmi Sabtu, 21 Maret 2020

Fahmi mengatakan, selama ditutup kendaraan yang hendak menyeberang ke Bali dan sebaliknya telah disediakan area parkir di sekitar pelabuhan. Selain itu, PT ASDP juga telah menyediakan area parkir tambahan di luar pelabuhan. Di antaranya di area parkir Terminal Induk Sritanjung Banyuwangi, area parkir Pelabuhan Tanjungwangi, dan area parkir Stasiun Ketapang Banyuwangi.

“Saya rasa area parkir yang kita sediakan cukup untuk menampung kendaraan yang hendak menyebrang ke bali pasca hari raya nyepi nanti. Kami juga telah menyediakan area parkir di wilayah Pelabuhan Gilimanuk Bali yaitu di lapangan parkir Cekik, Taman Nasional Bali Barat,” tutur Fahmi

Selain penambahan area parkir, PT ASDP Ketapang, juga telah menyediakan 52 aramada kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang hari raya nyepi maupun pasca hari raya nyepi. Dari jumlah tersebut 32 armada kapal akan dioperasikan untuk mengangkut penumpang di dua pelabuhan.

“Untuk sisanya akan kita siagakan di Pelabuhan Ketapang. Jika ada lonjakan penumpang yang cukup berarti maka armada kapal sisanya akan kita operasikan,” ujarnya Fahmi.

Untuk penyeberangan Ketapang-Gilimanuk baru akan dibuka kembali pada hari Kamis 26 Maret 2020, pada pukul 05.00 WIB dimulai dari Pelabuhan Ketapang.

“Pembukaan kembali penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akan kita mulai dari Pelabuhan Ketapang. Sebab Seluruh armada kapal yang beroperasi bersandar di Pelabuhan Ketapang,” katanya. []

Berita terkait
Cegah Corona oleh ASDP Banyuwangi saat Mudik Nyepi
PT ASDP Ketapang, Banyuwangi mengalami keterbatasan petugas dan alat saat arus mudik Nyepi dari Bali.
DMI Banyuwangi: Salat Jumat Tetap di Masjid
DMI Banyuwangi menginstruksikan kepada umat Islam untuk tetap melaksanakan Salat Jumat dan 5 waktu di masjid.
Kisah Choirul Anwar dan Popok Bekas di Banyuwangi
Di tangan Choirul Anwar, warga Banyuwangi, Jawa Timur, popok bekas disulap menjadi barang kerajinan.
0
Jokowi Lantik Hakim Konstitusi Manahan MP Sitompul
Presiden Joko Widodo hari ini, Kamis, 30 April 2020 resmi melantik Manahan MP Sitompul sebagai Hakim Konstitusi 2020-2025.