UNTUK INDONESIA
Gubsu di Dairi Peragakan Cara Menangani Pasien Covid
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi peragakan menangani pasien suspek Covid-19 saat di RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi.
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, memperagakan cara penerimaan pasien, pada kunjungan kerjanya di RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi, Selasa, 21 April 2020 (Foto: Tagar/Robert Panggabean)

Dairi - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menunjukkan cara menangani pasien suspek Covid-19 saat berada di RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi, Selasa, 21 April 2020.

Edy memperagakannya dengan meminta seorang anggota satuan pengamanan yang dibaringkan di tempat tidur pasien, lalu diarahkan cara penanganan. 

Edy mengingatkan, ketika pasien datang, petugas harus segera melayani. Jangan sampai takut, namun jangan terlalu nekad. Kalau nekad tidak tertutup kemungkinan terjadi penularan, karena bersentuhan.

Kemudian, dia juga mengingatkan agar dilakukan rapid test atau tes cepat minimal sekali dalam dua minggu terhadap tenaga medis. “Jangan pelit. Ini penyelamatan jiwa manusia,” kata Edy.

Di sana Edy juga memantau kesiapan petugas mulai dari gerbang masuk RSUD Sidikalang. Ia menjelasakan urgensi keberadaan bilik penyemprotan disinfektan menuju ruang instalasi gawat darurat (IGD).

Dikatakannya, penyemprotan hanya dilakukan kepada orang yang mempergunakan alat pelindung diri (APD). Kalau untuk orang yang tidak memakai APD, tak perlu disemprot karena disinfektan adalah bahan kimia.

Dia lalu menggaransi akan mengirim baju hazmat 100 set baju hazmat, di mana 50 set diarahkan ke Puskesmas. Dan untuk Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Frisda Turnip, gubernur meminta yang bersangkutan rajin melakukan kunjungan ke Puskesmas.

RSUD Sidikalang yang merupakan rumah sakit bukan rujukan untuk penanganan Covid-19, sarana prasarananya sangat terbatas

Direktur RSUD Sidikalang Sugito Panjaitan melaporkan ketersediaan APD berupa baju hazmat tinggal 90 set dan masker sekitar dua ribu lembar. Stok itu disebut hanya untuk kebutuhan seminggu ke depan.

Gubernur datang ke Kabupaten Dairi menggunakan helikopter Basarnas. Turut bersamanya, rombongan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara. Helikopter itu landing di lapangan Kompi Yonif 125 Simbisa, jalan Sudirman Sidikalang.

Ia disambut Bupati Dairi Eddy Kelleng Ate Berutu bersama unsur Forkopimda, masing-masing Dandim 0206/Dairi Letkol Arh Hadi Purwanto, Kapolres Dairi AKBP Leonardo David Simatupang, Kajari Dairi Sahrul J Subuki dan Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani.

Eddy Kelleng Ate Berutu berharap ke depannya selalu terjalin koordinasi yang pararel bersama pemerintah pusat dan juga pemerintah provinsi, untuk bahu-membahu saling medukung dalam melakukan penanganan Covid-19.

Eddy menyampaikan, penanganan Covid-19 yang saat ini dilakukan pihaknya di Kabupaten Dairi sudah maksimal, di tengah keterbatasan infrastuktur pelayanan kesehatan yang kurang memadai.

Eddy berharap dukungan pemerintah pusat khususnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, membantu pembenahan sarana dan prasarana layanan kesehatan yang dimiliki Pemkab Dairi.

“Puskesmas dan juga RSUD Sidikalang yang merupakan rumah sakit bukan rujukan untuk penanganan Covid-19, sarana prasarananya sangat terbatas. Semoga nantinya bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah tingkat pusat dan juga pemerintah provinsi,” kata Eddy.[]

Berita terkait
3 Politikus Golkar Bantu APD RSUD Sidikalang Dairi
Tiga politikus Partai Golkar menyerahkan APD ke RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi.
Plt Direktur RSUD Dairi Diadukan ke Polda Sumut
Tenaga medis di RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi melaporkan Plt Direktur RSUD Sidikalang ke Polda Sumatera Utara.
Saat Wartawan Ngopi Pagi Kapolres Dairi Bagi Sembako
Polres Dairi, Sumatera Utara, menyerahkan bantuan sembako untuk pekerja medi.
0
Rintihan Ibu-ibu Tapteng yang Tak Kebagian Sembako
Diduga bantuan sembako untuk penanganan dampak Covid-2019 dari Pemkab Tapanuli Tengah tidak merata, puluhan ibu-ibu mendatangi kantor lurah.