GP Ansor Bojongsari Depok Gelar Sekolah Paket A,B & C Gratis

GP Ansor Bojongsari Depok menggelar program sekolah gratis kejar paket A,B, dan C bekerjasama dengan LPM Kota Depok dan PKBM Langgeng Ikhlas.
Ketua GP Ansor Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Imam Saputra. (Foto:Tagar/Rendy)

Depok - Gerakan Pemuda (GP) Ansor, menginisiasi Program Kejar Paket A, B, dan C bagi warga Depok, terutama warga Kecamatan Bojongsari yang ingin melanjutkan pendidikan mereka. Dalam menghadirkan program kejar paket ini, GP Ansor menggandeng Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Depok dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Langgeng Ikhlas. 

Ketua GP Ansor Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Imam Saputra menjelaskan, program ini merupakan bentuk pengabdian Banser Ansor terhadap masyarakat yang telah direncanakan selama setahun sebelum akhirnya terlaksana seperti sekarang ini.

"Ditengah-tengah kegiatan itu kita menemukan fakta ternyata banyak pemuda-pemuda yang usianya masih produktif tidak mempunyai ijazah SD, SMP, dan SMA dan paling banyak ini di tingkatan ijazah SMP dan SMA," tutur Imam saat diwawancara Tagar pada Hari Minggu, 14 Februari 2021.

Imam Saputra GP AnsorKetua GP Ansor Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Imam Saputra. (Foto:Tagar/Rendy)

Beberapa kali saya sebagai Ketua GP Ansor melihat itu dan teman-teman melihat itu dan akhirnya kita pun jadi tepikir menjadi galau, menjadi gelisah ini kampung kita sendiri, wilayah kita sendiri di kecamatan Bojongsari banyak yang tidak memiliki ijazah SMP dan SMA.

Kemudian, setelah beberapa diskusi, rapat pengurus Ansor dan pengurus Banser akhirnya diputuskan untuk segera memfasilitasi teman-teman yang tidak memiliki ijazah SMP dan SMA. 

"Selama kurang lebih hampir satu tahun kita sowan belum menemukan titik terangnya dan pada akhirnya kita menemukan titik terang itu. Kita silaturahmi ke Bapak Yusra selaku Ketua DPD LPM Kota Depok dan akhirnya kita mendapatkan solusi pak Yusra siap membantu kegiatan GP Ansor," sebut Imam.

Kita minta dibantu untuk tenaga pengajarnya, fasilitas seperti papan tulis, speaker wireless, juga biaya operasional untuk makan dan minum para guru dan peserta. Itu saja yang kita butuh, kita nggak muluk-muluk dan nggak menuntut terlalu besar.

Dalam hal ini, Pak Yusra memberikan fasilitas berupa tempat dilaksanakannya Program Paket A, B dan C tersebut. Selain itu, Pak Yusra juga memperkenalkan GP Ansor dengan PKBM Langgeng Ikhlas, Satuan Pendidikan yang mengadakan program paket A, B, dan C. 

Dalam rangka sosialisasi program ini menurut Imam, pihaknya telah memasang banner di 7 Kelurahan yang berada di kecamatan Bojongsari. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan melalui media sosial.

"Program ini sudah berjalan dari bulan November 2020 kalau tidak salah sampai sekarang 2021, insyaAllah 4 minggu lagi selesai dan alhamdulillah banyak yang support. Ternyata setelah kita jaring kita kaget juga ternyata banyak peserta yang daftar. Yang bikin lebih kaget lagi itu usia produktif banyak yang mendaftar di paket B dan C," sebutnya.

Ketua GP Ansor Bojongsari Imam SaputraKetua GP Ansor Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Imam Saputra. (Foto:Tagar/Rendy)

Imam juga menyebutkan, bahwa beberapa donatur telah mensupport dengan memberikan makanan dan minuman. Adapun di sekolah paket ini terdapat hampir 105 peserta dengan tenaga pengajar para sukarelawan tanpa dibayar.

"Kita minta dibantu untuk tenaga pengajarnya, fasilitas seperti papan tulis, speaker wireless, juga biaya operasional untuk makan dan minum para guru dan peserta. Itu saja yang kita butuh, kita nggak muluk-muluk dan nggak menuntut terlalu besar," lanjutnya. []

Berita terkait
Kebab Cuba, Frozen Food Lezat Buatan Milenial Kota Depok
Berikut kisah Rizki Pratama, generasi milenial kota Depok yang berhasil menciptakan tenaga kerja bagi orang di sekitarnya lewat Kebab Cuba.
Target 50% Anak, Pemkot Depok Siapkan 150 Ribu Blanko KIA
Pemerintah Kota Depok targetkan anak di Depok memiliki Kartu Identitas Anak.
Wakot Depok Bagikan Ribuan Masker Gratis di Pasar Tugu
Dalam Gerakan Depok Bermasker, Mohammad Idris bagikan ribuan masker kepada warga pasar.
0
Menperin: Industri Kosmetik dan Produk Wellness Perlu Beradaptasi
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan,Untuk terus bertahan, industri kosmetik dan produk wellness perlu terus beradaptasi.