UNTUK INDONESIA
Gaji Tinggi Pemain Bikin Barcelona Ambyar
Barcelona menghadapi krisis finansial akibat pandemi Covid-19. Gaji tinggi pemain membuat klub ambyar. Kini, klub bakal melego sebagian pemain.
Barcelona menghadapi krisis finansial akibat pandemi Covid-19. Gaji tinggi pemain membuat klub ambyar. Kini, klub bakal melego sebagian pemain, termasuk Ivan Rakitic (kiri) dan Arturo Vidal (kanan). (Foto: fcbarcelona.com)

Jakarta - Barcelona menghadapi krisis finansial akibat pandemi Covid-19. Gaji tinggi pemain membuat klub ambyar. Saat tidak akan pemasukan karena dihentikannya kompetisi, klub harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk menggaji pemain. Kondisi itu memaksa klub melego hampir semua pemain, terutama yang bergaji tinggi. 

Barca merupakan klub dengan pengeluaran terbesar dari sektor gaji. Klub harus menggelontorkan euro sampai 630 juta atau Rp 10,1 triliun hanya untuk gaji pemain setiap tahun. Angka itu merupakan 63 persen dari total budget klub sebesar 1,047 miliar euro atau Rp 16,8 triliun.

Adanya pandemi Covid-19 menjadikan Barca kehilangan pemasukan sebesar 200 juta euro atau Rp 3,2 triliun. Ini menjadikan pengeluaran dari sektor gaji tidak lagi 63 persen tetapi naik menjadi 80 persen. Hanya ada 20 persen untuk memenuhi kebutuhan klub selama satu tahun. 

Tidak ada yang tahu bagaimana masa depan pesepak bola. Tetapi saya berharap bertahan di Barcelona musim depan

Tidak adanya pemasukan memaksa klub melakukan pemotongan gaji sampai 70 persen. Bahkan itu masih kurang sehingga juara bertahan La Liga Spanyol ini merencanakan memangkas lagi gaji pemain. 

Selain itu, Barca bakal melego sebagian besar pemain. Gaji tinggi mereka menyulitkan Azulgrana saat menghadapi situasi pandemi seperti sekarang ini. Persoalannya rencana melakukan cuci gudang pemain bakal tak mulus karena klub pembeli dihadapkan dengan gaji tinggi mereka. 

Napoli sesungguhnya tertarik pada bek Samuel Umtiti. Namun klub Serie A Italia ini keberatan dengan gaji Umtiti yang mencapai 4 juta euro setiap tahun. 

Lebih parah lagi pemain depan Philippe Coutinho yang gajinya menembus 10 juta euro atau Rp 161 miliar setiap tahun. Ironisnya, Barca harus mengeluarkan uang sebesar itu untuk pemain yang gagal total sejak direkrut dari Liverpool pada Januari 2018. 

Bagaimana dengan Ivan Rakitic? Hanya klub besar yang bisa membeli dia karena gajinya mencapai 8 juta euro atau Rp 129 miliar setiap tahun. 

Bila gagal mendapatkan pembeli, Barca siap memasukkan para pemain sebagai bagian dari paket untuk merekrut pemain. Barca menawarkan sejumlah pemain kepada Inter Milan demi mendapatkan striker Lautaro Martinez. 

Barca juga akan berpikir ulang untuk memperbarui kontrak mereka. Bahkan kiper Marc-Andre ter Stegen sudah meminta gaji 18 juta euro atau Rp 290 miliar setiap tahun untuk kontrak baru.

Di antara semua pemain, hanya kapten Lionel Messi yang mendapatkan gaji tertinggi, yaitu 40 juta euro atau Rp 645 miliar setiap tahun. Khusus untuk Messi, Barca justru bakal menaikkan gaji bila dia bersedia bertahan di Camp Nou.

Kondisi Buruk Bikin Pemain Waswas

Kondisi buruk klub membuat pemain mulai waswas. Mereka tak tahu apakah masih bertahan di Barca atau dijual. Meski demikian dalam situasi ini, pemain harus tetap fokus pada kompetisi yang akan digulirkan kembali pada 8 Juni 2020.

Bek Clement Lenglet menuturkan kini hanya beberapa pemain yang dipastikan tidak akan dijual klub. Lenglet termasuk pemain yang ditawarkan ke Inter meski dia ingin bertahan di Blaugrana

"Tidak ada yang tahu bagaimana masa depan pesepak bola. Tetapi saya berharap bertahan di Barcelona musim depan," kata Lenglet seperti dikutip Football Espana

"Tetapi ini bergantung pada bursa transfer. Ini memang periode yang berbeda dari biasanya bagi klub. Dan ini dialami semua klub, tanpa kecuali," ucap bek yang sudah bermain 29 kali musim ini. 

Baca juga:

Bek Barca Umtiti, Kemahalan Bagi Napoli Dibidik PSG

Barca Bongkar Skuat, Hanya 3 Pemain Dipertahankan

Rakitic juga menyatakan keinginannya untuk bertahan. Gelandang tim nasional Kroasia ini termasuk pemain yang bakal dilego. Apalagi, dia sudah kalah bersaing dengan pemain muda Belanda Frenkie de Jong. Namun dia menganggap bila semua itu hanya rumor belaka. 

"Saya hanya ingin klub mengatakan bila saya bertahan di sini. Jadi berhentilah membuat humor," ujar Rakitic saat disinggung masa depannya kepada Cadena COPE

Dari skuat yang termasuk gemuk, Barca hanya akan mempertahankan Ter Stegen, Gerard Pique, De Jong, Antoine Griezmann, Messi dan Ansu Fatu. Sedangkan yang lainnya sudah masuk daftar jual.  

Mereka yang tak ingin dijual seperti Rakitic maupun Arturo Vidal tetap harus menerima kenyataan bakal ditawarkan ke klub lain. Apalagi, Vidal sudah ditawar Inter dan penjualannya terpisah dari Martinez. 

Demikian pula Jean-Clair Todibo, Ousmane Dembele, Moussa Wague dan Junior Firpo siap dijual. Todibo sendiri tak ingin meninggalkan klub yang meminjamnya, Schalke. Namun dia dijadikan bagian dari penawaran Barca untuk membeli pemain. []

Berita terkait
9 dari 10 Wasit Spanyol Dukung Madrid, Sisanya Barca
Mayoritas wasit Spanyol mendukung Real Madrid. Bahkan 9 dari 10 wasit ngefans Madrid. Hanya sedikit atau sisanya yang mendukung Barcelona.
Barca Masih Bisa Datangkan Neymar dengan 1 Syarat
Barcelona sulit membawa kembali bintang Paris Saint-Germain Neymar ke Camp Nou karena problem ekonomi. Meski berpeluang, namun itu sangat tipis.
Newcastle Jadi Penyelamat Madrid dan Barca
Newcastle United menjadi penyelamat Real Madrid dan Barcelona. Klub itu akan beli Gareth Bale dan Philippe Coutinho yang dilepas 2 klub itu.
0
Gaji Tinggi Pemain Bikin Barcelona Ambyar
Barcelona menghadapi krisis finansial akibat pandemi Covid-19. Gaji tinggi pemain membuat klub ambyar. Kini, klub bakal melego sebagian pemain.