Empat Film Bertema Pencucian Uang

Pencucian uang membuat uang hasil kejahatan seolah berasal dari kegiatan legal. Berikut ini empat film bertema pencucian uang.
Ilustrasi penonton bioskop. (Foto: Pixabay)

Jakarta - Pencucian uang atau money laundering adalah salah satu modus kejahatan bertujuan memutus, menyamarkan atau menyembunyikan mata rantai aliran dana, terutama perihal asal-muasal dana tersebut. Sehingga uang dari tindak kriminal bisa seolah berasal dari kegiatan yang sah atau legal.

Berikut empat film bertema pencucian uang dirilis di Indonesia dan mancanegara.

1. Milly & Mamet

Milly & MametMilly & Mamet. (Foto: Istimewa)

Film spin-off dari Ada Apa Dengan Cinta ini sejatinya adalah film komedi romantis besutan sutradara muda Ernest Prakasa. Namun, ada kisah tentang pencucian uang yang terselip dalam alur perjalanan cerita di film ini.

Hasilnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengganjar film ini dengan piagam penghargaan, lantaran cerita dalam film dianggap mampu mengedukasi perihal kejahatan finansial yang satu itu.

2. Crypto

CryptoCrypto. (Foto: Istimewa)

Dirilis pada 11 Maret 2019, Crypto bercerita tentang seorang eksekutif Wall Street (Beau Knapp) yang mendapat tugas di Anti-Money Laundering (Anti-Pencucian Uang). Kemudian ia mengungkap konspirasi keuangan dunia yang mengarah ke komplotan Rusia penculik anggota keluarganya.

Film mengangkat kisah soal kejahatan siber dengan aksi khas Hollywood yang sering kita jumpai. Bedanya di film ini kejahatan dilakukan menggunakan mata uang digital atau cryptocurrency.

3. Bad Boys 2

Bad Boys 2Bad Boys 2. (Foto: Istimewa)

Film bercerita tentang Mike Lowrey dan Marcus Burnett yang ditugasi untuk meringkus gembong narkoba bernama Johnny Tapia secepatnya, sebelum satuan khusus anti narkotik DEA mengambil alih wewenang mereka.

Masalah jadi kian rumit saat Syd, adik perempuan dari Marcus yang merupakan anggota DEA, ternyata melakukan penyamaran dan masuk ke markas Tapia, sebagai ahli pencucian uang bagi hasil penjualan narkoba dari gembong asal Kolumbia tersebut.

Tapia tertarik menggunakan keahlian Syd. Sebab, jutaan uang kertas yang dia simpan di gudang, sedikit demi sedikit hancur lantaran tidak bisa masuk ke dalam rekening yang bersih. Kerja sama antara Tapia dan Syd, kemudian menjadi awal malapetaka dalam film ini.

4. The Accountant

The AccountantThe Accountant. (Foto: Universal)

Film berkisah tentang seorang anak pengidap autisme bernama Chris Wolff yang memiliki ketelitian dan fokus tinggi terhadap suatu hal yang dia sukai, semisal permainan puzzle.

Singkat cerita, Chris dewasa yang terjebak dalam sebuah penjara karena sebuah insiden yang menewaskan ayahnya, bertemu dan berkenalan dengan sosok Francis Silverberg, seorang akuntan yang lebih dari 40 tahun bekerja pada keluarga mafia Gambino.

Keakraban keduanya kemudian membuat Chris banyak belajar dari Francis tentang hal-hal yang berkaitan dengan penyelewengan keuangan dan pencucian uang. Berbekal ilmu dari Francis, dan ketelitian tingkat tinggi yang dimilikinya, Chris lalu beralih profesi sebagai akuntan, selepas ia keluar dari penjara. []

Baca juga: 

Berita terkait
0
Jalan Tol Serpong-Cinere Bayar Rp 11.000 Mulai 2 Juni
Jalan Tol Serpong-Cinere, ruas Seksi I Serpong-Pamulang mulai dikenakan tarif sebesar Rp11.000 untuk golongan 1 mulai Rabu, 2 Juni 2021.