Emma Stone dan Zoe Saldana Bicara Seputar Kesehatan Jiwa

Bulan Mei di Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai “Mental Health Awqreness Month” atau bulan kesadaran kesehatan jiwa
Emma Stone menghadiri pemutaran perdana film "Cruella" di teater El Capitan di Los Angeles, California, AS, 18 Mei 2021 (Foto: voaindonesia.com - REUTERS/Mario Anzuoni)

Jakarta – Bulan Mei di Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai “Mental Health Awqreness Month” atau bulan kesadaran kesehatan jiwa. Terkait itu, dua aktris ternama Hollywood, Emma Stone dan Zoe Saldana, menyampaikan pesan kepada anak-anak melalui video untuk membagi kisah mereka dalam menghadapi masalah kesehatan jiwa.

Kedua bintang Hollywood tersebut bekerja sama dengan program kampanye “Getting Better Together” yang dijalankan oleh Child Mind Institute dengan harapan memberi inspirasi kepada anak-anak untuk mencari pertolongan apabila mereka merasa kewalahan dan kesulitan menghadapi pandemi.

Emma Stone yang kebetulan juga adalah anggota dewan pada yayasan tersebut menginginkan anak-anak untuk mengetahui bahwa semua orang berjuang menghadapi kesedihan dan kekhawatiran, walaupun mereka tidak mengekpresikannya. 

Menurut Emma, rasa ketakutan tersebut dapat bersumber dari perubahan, menghadapi hal yang baru, apakah itu dalam wujud keharusan diam di rumah, ataupun sebaliknya, menghadapi dunia luar.

Emma mengatakan bahwa ia ingin semua anak mengetahui bahwa mereka normal. Dan menurutnya apakah hal tersebut dibahas orang atau tidak, mereka semua mengerti. Maka dari itu tetaplah utarakan apa yang dirasakan dan tetap berbagi perasaan tersebut dengan orang-orang yang dirasa dekat dan aman untuk berbagi.

Aktris Zoe SaldanaAktris Zoe Saldana menghadiri koleksi busana Tory Burch Fall/Winter 2019 selama New York Fashion Week di New York, AS, 10 Februari 2019 (Foto: voaindonesia.com - REUTERS/Caitlin Ochs)

Aktris Zoe Saldana yang dikenal dengan perannya sebagai Gamora pada Marvel Cinematic Universe, dalam film-film seperti Guardians of The Galaxy dan serial The Avengers, turut berbagi pengalaman. Zoe mengungkapkan perjuangannya melawan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) sekaligus dyslexia (gangguan dalam perkembangan baca-tulis), dia mendorong siapapun untuk mencari pertolongan apabila mereka memerlukannya.

Zoe menceritakan pengalamannya yang penuh tantangan untuk mengikuti pelajaran di sekolah saat ia kecil. Ia tidak terbayang betapa sulitnya bagi anak-anak yang senasib dengannya kini harus mengikuti pelajaran secara virtual dan berusaha berkonsentrasi di depan layar monitor selama berjam-jam sementara banyak gangguan dari berbagai macam arah sepanjang pandemi.

Zoe Saldana mengatakan bahwa dari pengalaman ini semua, kita mendapatkan keterampilan baru, yaitu kemampuan untuk bertahan. Dan kemampuan inilah yang akan membantu kita maju dan bergerak menuju kebaikan bersama. Kemungkinan sebagian dari kita akan membutuhkan lebih banyak pertolongan, sungguh sangat berani dan memberdayakan kalau kita meminta bantuan kepada guru, pelatih, ataupun anggota keluarga. Zoe teringat ketika ia meminta bantuan saat mengalami kesulitan, ia sangat merasa lega.

Para bintang lain yang juga telah mengirim video pribadi mereka untuk disertakan dalam kampanye “Getting Better Together” tersebut antara lain adalah musisi Bebe Rexha, aktor sekaligus koreografer Harry Shum Jr. yang dikenal lewat serial televisi “Glee” dan aktris peraih nominasi Oscar dan Golden Globe, Gabourey Sidibe (aa/ka)/Associated Press/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Sejarah Hari Kesehatan Jiwa 10 Oktober dan Penjelasan Para Ahli
Hari Kesehatan Mental Dunia diperingati setiap tanggal 10 Oktober untuk mendidik masyarakat tentang Isu-isu relevan terkait kesehatan mental.
0
Dugaan Penipuan Jumlah Tes Covid-19 di Jerman
Dugaan penipuan jumlah tes Covid-19 di Jerman meningkat, otoritas keseharan Jerman membahas mekanisme kontrol jumlah tes