UNTUK INDONESIA
Dua Pelajar SMPN 1 Turi Sleman Belum Ditemukan
Basarnas DIY menyebut masih dua korban SMPN 1 Turi susur sungai Sempor belum ditemukan. Pencarian diperluas hingga 25-27 Km dari lokasi kejadian.
Tim relawan saat diberi arahan untuk proses pencarian korban yang belum ditemukan pada Sabtu 22 Februari 2020 malam. (Foto: Tagar/Evi Nur Afiah).

Sleman - Hubungan Masyarakat (Humas) Badan SAR Nasional (Basarnas) DIY Pipit Eriyanto menyebut tim gabungan masih melakukan pencarian di sepanjang sungai Sempor di Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Berdasarkan data, sampai Sabtu, 22 Februari 2020 malam, dua korban belum ditemukan.

Pipit mengatakan, pencarian diperluas sekitar 25 kilogram sampai 27 kilometer, yang dimulai dari lokasi kejadian di Sungai Sempor sampai di wilayah Gereja Gamping. "Tim masih menyisir sungai. Kira-kira ada 300 personel dari gabungan relawan," katanya kepada wartawan tadi malam.

Menurut dia sejak pagi tadi, penyisiran berjalan dengan sangat baik. Arus sungai yang tidak begitu cepat dan kondisi cuaca cukup mendukung. Untuk mempercepat penemuan korban yang tersisa, tim relawan membagi empat section atau lokasi, yang masing-masing section diterjunkan sekitar 30 personel.

Section pertama dimulai dari lokasi kejadian sampai tempuran sungai Bedog dan Sempor. Untuk section kedua dilanjutkan sampai tempuran sungai Bedog dan Selokan Mataram. Dari kedua diteruskan ke section tiga sampai Gereja Gamping. Section empat pencarian dilakukan sampai ring road selatan.

Seperti jadi tempat wisata, padahal lagi pencarian (korban) malah jadi tempat tontonan.

Pipit mengatakan kedalaman sungai saat ini masih di bawah rata-rata, yakni sekitar 3 sampai 6 meter. Selain itu, pihaknya juga sudah memasang jaring di lubang-lubang sejak hari pertama pencarian. "Kemarin ada satu jaring, hari ini surah ditambah lebih banyak lagi," ucapnya.

Lebih lanjut Pipit berharap kegiatan pencarian korban ini tidak memanfaatkan sebagai tontonan. "Seperti jadi tempat wisata, padahal lagi pencarian (korban) malah jadi tempat tontonan. Jika tidak berkepentingan jangan dulu masuk wilayah sini ya, tolong," katanya.

Tim relawan gabungan tersebut meliputi Basarnas DIY, TRC, TNI dan Polri, PMI, BPBD DIY dan relawan lainnya. Rencananya proses penyisiran akan dilakukan selama seminggu ke depan.

Berdasarkan informasi, Ratusan pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut, 239 siswa yang sudah berada di sekolah dan selamat. Sementara update terakhir sudah ada delapan pelajar yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan dua lainnya belum ditemukan atau masih dalam pencarian. []

Baca Juga:

Berita terkait
Mahfud MD Sambangi Korban Musibah Sungai Sempor
Menkopolhukam Mahfud MD menyambangi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Turi, Sleman pada Sabtu, 22 Februari 2020.
Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Sleman Tersangka
Polda DIY menetapkan satu tersangka musibah susur sungai Sempor. Tersangka itu tak lain pembina Pramuka sekaligus guru SMPN 1 Turi.
Duka SMPN 1 Turi Sleman dari Keluarga Magelang
Suwarno tak ada firasat atas kepergian putrinya, Sovie Aulia, pelajar SMPN 1 Turi Sleman, salah satu korban susur sungai Sempor.
0
Xiaomi Bantah Laporan Forbes Atas Pencurian Data
Xiaomi membantah laporan Forbes yang menyatakan secara diam-diam mengambil data pengguna dari peramban atau browser bawaan ponsel.