UNTUK INDONESIA
DPR: Pemerintah Harus Buat Target Tes PCR Covid-19
Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati menegaskan, sudah seharusnya Pemerintah melakukan test PCR di setiap daerah, ungkap corona Covid-19.
Ilustrasi metode PCR untuk mendeteksi keberadaan Covid-19. (Foto: The Biology Notes)

Pematangsiantar - Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati menanggapi desakan kepada pemerintah untuk membuka data angka pemeriksaan terhadap kasus Covid-19 perhari. Pasalnya, ada perdebatan terkait angka kasus virus corona di Indonesia yang dinilai semakin menurun sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kurniasih menegaskan, sudah seharusnya pemerintah melakukan test PCR di setiap daerah. Daerah yang berada dalam zona merah diharapkan dapat dilakukan test terbanyak, agar dapat ditelusuri orang-orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19.

Transparansi data sangat penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya perkembangan pandemi di tiap daerah.

"Harusnya memang begitu. Pemerintah harusnya membuat target test PCR per-harinya sesuai dengan status daerah. Jika zona merah dan epicentrum harusnya lebih banyak test yang dilakukan setiap hari. Saya mengusulkan di daerah epicentrum dilakukan test PCR berbasis kelurahan yang zona merah, agar bisa segera dilakukan tracing kontak pasien positif," kata Kurniasih kepada Tagar, Selasa, 28 April 2020.

Baca juga: Jokowi Serius Melindungi Penduduk Terdampak Covid-19

Dia menambahkan, pemerintah harus mengebut pemeriksaan terhadap pasien Covid-19, agar tim medis bisa melakukan tindakan-tindakan terhadap pasien yang dirawat dalam pengawasan.

"Selain itu pemerintah juga harus melakukan percepatan hasil pemeriksaan sehingga pasien dan tenaga kesehatan tidak kebingungan melakukan tindakan," ujarnya.

Menurutnya, transparasi data terkait Covid-19 harus dilakukan untuk mengetahui bagaimana perkembangan wabah ini menjalar ke daerah-daerah.

Baca juga: Jokowi: Dari 78 Lab, Baru 29 Dapat Digunakan Tes PCR

"Transparansi data sangat penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya perkembangan pandemi di tiap daerah. Salah data akan berdampak pada salah treatment, dan ini bahaya bagi masyarakat," ucapnya.

Dia mengatakan, idealnya test PCR harus disesuaikan dengan tingkat penyebaran wabah ini di suatu daerah. "Harus berbanding dengan jumlah penduduk. Dan disesuaikan dengan tingkat keparahan daerahnya. Bisa belajar dari negara lain," ucap Kurniasih. []

Berita terkait
Jakarta dan Bekasi Segera Dapat Alat PCR Deteksi Corona
DKI Jakarta dan Bekasi akan segera mendapatkan alat pendeteksi virus corona berupa PCR.
Perbedaan Rapid Test dan PCR untuk Deteksi Covid-19
Baik PCR dan rapid test, saat ini hanya kedua metode itu yang bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan Covid-19 didalam tubuh seseorang.
4 Cara Jokowi Cegah Kelangkaan Pangan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan empat cara guna menghadapi kelangkaan bahan pokok bagi masyarakat di saat pandemi virus corona Covid-19.
0
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Suap Lapas Sukamiskin
KPK menahan dua tersangka kasus dugaan suap pemberian fasilitas izin keluar Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin.