UNTUK INDONESIA
Diduga Stres, IRT di Bone Nekat Lompat ke Sungai
Kapolsek Kahu, Bone Iptu Muh Amin menyebut korban nekt bunuh diri mempunyai riwayat penyakit yang tak kunjung sembuh.
Warga saat melakukan evakuasi jasad Nuraeni yang bunuh diri dengan cara melompat ke Sungai di Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone. (Foto: Polsek Kahu/Tagar/Lodi Aprianto)

Bone - Entah apa dalam pikiran seorang ibu rumah tangga (IRT) Hj A Nuraeni 45 tahun, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari jembatan ke sungai di Kampung Sanrego, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulsel, Sabtu 4 Januari 2019. Diduga Nuraeni nekat bunuh diri karena penyakit yang diidapnya tak kunjung sembuh.

Kapolsek Kahu Polres Bone, Iptu Muh Amin mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani bernama Sukri. Awalnya saksi yang hendak ke sawah melintas di lokasi tiba-tiba melihat kerudung yang terapung dan juga langsung melihat sosok mayat yang terapung di sungai.

"Saat saksi melihat korban, ia langsung melapor ke kepala desa dan warga lainnya. Jadi kepala desa ini langsung meminta warga agar segera mengevakuasi korban lalu dibawa ke rumahnya yang tak jauh dari lokasi kejadian," kata Amin.

Menurut salah seorang warga, lanjut Amin, jika korban ini sempat dilihat berada di jembatan sekitar pukul 04.00 Wita. Sehingga, kematian dari korban ini diduga kuat karena bunuh diri.

Saat saksi melihat korban, ia langsung melapor ke kepala desa dan warga lainnya.

Hal itu karena, korban selama ini juga tengah menderita penyakit yang tak kunjung sembuh hingga membuatnya stres. Apalagi, menurut hasil pemeriksaan pihak medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

"Keluarga korban menolak dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan. Hal itu karena mempercayai jika korban ini meninggal akibat bunuh diri," tutupnya.[]

Berita terkait
Polda Sulsel Siagakan Rantis Rescue Siaga Bencana
Polda Jatim mengerahkan rantis rescue untuk memberikan pertolongan cepat apabila terjadi bencana alam di Sulsel.
Banjir Makassar Menyisakan Trauma
Di antara suara hujan deras, Imran dan Rahayu menceritakan trauma banjir Makassar 2019. Sangat mengerikan. Hal buruk terjadi pada anaknya.
Wagub Sulsel Tinjau Normalisasi Kanal Makassar
Wakil gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengecek progres pembersihan kanal Makassar.
0
Yulhee dan Chen Exo Dianggap Beri Pengaruh Buruk
Chen Exo dan Yulhee dianggap memberi pengaruh buruk lantaran menikah karena peristiwa hamil di luar nikah.