UNTUK INDONESIA
Deno Kamelus Sindir Christian Rotok
Bakal calon Bupati Manggarai Deno Kamelus sindir salah satu bekas pemimpin. Ini penyebabnya.
Christian Rotok memberikan sambutan saat Deklarasi paket Hery-Heri, di pilkada Manggarai, Sabtu 5 September 2020 (Foto: Tagar/Albertus Peppy Kurniawan)

Ruteng - Saat menggelar deklarasi pencalonan pada Minggu 6 September 2020, bakal calon Bupati Manggarai Deno Kamelus sindir salah satu bekas pemimpin. Namun ia tak menyebutkan namanya.

Ia mengaku mendapatkan kiriman dan catatan-catatan ada seorang bekas pemimpin yang sangat ia hargai. Deno mengaku, bekas pemimpin itu menyebutnya itu baju bete (baju robek).

Saya menghargaimu bukan karena kau pintar, bukan. Saya hargai bukan karena kau hebat, bukan. Saya hargai karena saya orang yang tau berbalas budi.

"Saya baju boleh bete tapi otak tidak boleh bete. Dan untuk membangun Manggarai, bukan baju tapi otak," kata Deno di hadapan masa pendukung dalam akun YouTube ema Djo berjudul Mengerikan! 'Serangan' Deno Kamelus ke Mantan Bupati Manggarai.

Selain Baju Robek, Deno mengaku bekas pemimpin itu juga menyebut Deno sudah pikun. Namun Deno menegaskan, bukan ia yang pikun tetapi bekas pemimpin itu.

Bahkan Deno menantang suatu ketika bekas pemimpin itu hadir untuk berdebat,  itu untuk melihat apakah Deno yang mengaku dipokampus dan otaknya masih cerdas atau sudah pikun. Ia mengaku Deno-Madur adalah orang yang tahu berbalas budi.

"Saya menghargaimu bukan karena kau pintar, bukan. Saya hargai bukan karena kau hebat, bukan. Saya hargai karena saya orang yang tau berbalas budi," katanya.

Deno menambahkan, Bekas pemimpin itu juga yang memanggilnya karena kala itu tidak mampu lawan Antoni Bagul Dagur. Ia meyakini bekas pemimpin itu tidak bisa melawan Antoni Bagu Dagur tanpa kehadiran Deno Kamelus.

"Kau memanggil saya pulang karena kau tidak mampu melawan kaka Anton, kalau kau mampu melawan kaka Anton, kenapa kau panggil Deno Kamelus?," Ujarnya.

Bahkan Deno mengaku dua kali bekas pemimpin itu memanggilnya pulang. Tahun 2002 Deno mengaku tolak karena bercita-cita jadi profesor. Saksi sejarah adalah hotel Flobamora. Tahun 2004, bertubi-tubi orang kirim ke Kupang panggil Deno Kamelus.

"Kau tidak boleh melupakan sejarah, kau tidak boleh berbohong, kau tidak boleh melupakan masa lalumu. Saya orang yang tidak bisa melupakan jasa baiknya orang, tapi janganlah kemudian kau menginjak-injak harga diri saya, kau menghina saya," katanya.

Usai mendaftar di KPU Manggarai, sejumlah awak media meminta tanggapan Deno Kamelus terkait sikap Chris Rotok yang tak lagi mendukung Deno-Madur dan beralih ke pasangan Herybertus Nabit dan Heribertus Ngabut (Hery-Heri) pada Pilkada Manggarai.

"Bagi saya pindah-pindah pilihan itu biasa, tapi jangan menghina saya. Itu saja permintaan saya, silahkan berbeda pilihan boleh, tapi jangan menghina saya. Antara lain bilang saya ini otak sudah pikun, kemudian saya ini baju botek, baju bete, itukan penghinaan dan saya lawan," tegasnya Deno kepada sejumlah awak media.

Ia mengaku sudah menyampaikan itu saat Deklarasi, bahwa Deno Kamelus menghargai Chris Rotok sebagai kakak dan menghargai dia karena pernah menjadi bagian dari sejarah hidupnya.

Dikethaui bahwa Deno Kamelus adalah orang yang mendamping Chris Rotok selama memimpin Manggarai sejak tahun 2005 sampai 2015.

"Satu saya punya sifat itu saya menghargai orang yang berbuat baik kepada saya. Bukan karena dia pintar, bukan karena dia cerdas lebih dari saya, tidak," ujarnya.

Chris Rotok Bantah Sindir Deno Kemelus

Saat dikonfirmasi, Mantan Bupati Manggarai Dua Periode Christian Rotok menilai tanggapan Deno Kamelus terkait sikap politiknya yang mendukung Hery-Heri sangat baik.

"Tanggapan saya atas pernyataan pak Deno Kamelus saat ditanya  bahwa saya (Christian Rotok) dukung Hery Heri, menurut saya  tanggapan beliau sangat baik," katanya saat dihubungi Tagar.

Saya justru bertanya kepada adik wartawan siapa yang menghina beliau.

Sedangkan peryataan Deno Kamelus terkait jangan menghinanya, otak sudah pikun, baju botek (baju compang camping) dan baju bete (baju robek), Chris Rotok enggan berkomentar.

"Mohon maaf, saya tidak bisa menanggapinya. Saya justru bertanya kepada adik wartawan siapa yang menghina beliau dan siapa yang mengatakan bahwa beliau otak sudah pikun, baju botek, baju bete?" katanya.

Chris Rotok mengaku, jika merujuk pada video rekaman pembicaraannya yang berdurasi 9 menit 6 detik di kampung Watu kecamatan Langke Rembong pada 5 September 2020, ia mempersilahkan wartawan untuk menonton dan mendengar kembali video tersebut di atas.

"Saya (Christian Rotok) sudah menonton dan mendengar kembali video tersebut di atas, tidak ada satu katapun menyebut nama seseorang," katanya.

Namun jika ada pihak-pihak yang merasa dihina atas semua  kata-katanya dalam rekaman video tersebut di atas, maka dari hati yang paling dalam Christian Rotok menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

"Saya Christian Rotok, adalah seorang manusia yang tidak sempurna. Dan dalam ketak sempurnaan itulah saya tidak patut dan tidak layak untuk dihargai oleh siapapun juga, kecuali dari anak kandung saya. Meraka wajib menghormati dan menghargai  orang tua yang telah melahirkan dan membesarkan mereka," katanya.

"Akhirnya, jika dalam tanggapan saya ini ada kata-kata yang tidak berkenan, sekali lagi dari hati yang ikhlas, saya menyampaikan permohonan maaf," tambahnya lagi. []

Berita terkait
Pendaftaran Cakada Manggarai Berpotensi Cluster C-19
Pendaftaran Calon Kepala Daerah di Kabupaten Manggarai NTT berpotensi jadi cluster baru Covid-19. Ini penyebabnya
Paket Hery-Heri Resmi Daftar di KPU Manggarai
Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Manggarai Herybertus Nabit dan Heribertus Ngabut (Hery-Heri) resmi mendaftar di KPU Manggarai
Ribuan Massa Hadiri Deklarasi Hery-Heri di Manggarai
Deklarasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai, Hery-Heri dihadiri ribuan para pendukungnya.
0
Jaringan Kiai Tahlil Sleman Dukung Kustini - Danang
Sejumlah tokoh kiai NU Sleman mendeklarikan diri dalam Jaringan Kiai Tahlil mendukung paslon Kustini - Danang pada Pilkada 2020.