UNTUK INDONESIA
Denny Siregar: Hok, Jadi Direktur PLN Aja
Setiap Jokowi membutuhkan sesuatu, pasti nama Ahok yang teringat di benak netizen. Ketua KPK, Ahok. Pengawas KPK, Ahok juga. Opini Denny Siregar.
Basuki BTP akrab disapa Ahok. (Foto: Instagram/Basuki BTP)

Nama Ahok masih menyala ternyata.

Meski sudah tidak menjabat di pemerintahan lagi dan pernah selama dua tahun mendekam di penjara karena dituduh menghina agama, namanya tidak pudar.

Ahok masih diharapkan untuk berkiprah. Semua tahu kinerja dia bagus sekali. Jakarta di tangannya menjadi bersih dari korupsi dan ia pemberani.

Setiap kali Jokowi membutuhkan sesuatu, pasti nama Ahok yang teringat di benak netizen. Ketua KPK, Ahok. Pengawas KPK, Ahok juga. BPJS? Nama Ahok disebut lagi. Belum lagi waktu Jokowi membentuk kabinet Indonesia maju, nama Ahok termasuk yang diharapkan untuk dipilih di salah satu kursi.

Tapi tidak bisa, karena Ahok sudah cacat hukum. Undang-undang kita tidak bisa memberikan tempat di beberapa jabatan jika sudah pernah menghadapi tuntutan dengan hukuman 5 tahun lamanya. Akhirnya, para pendukung Ahok pun gigit jari.

Dan situasi ini ditangkap oleh Erick Thohir, Menteri BUMN.

Ahok juga bisa berbakti dengan menurunkan harga listrik supaya banyak orang terbantu.

Ada 5 kursi di BUMN yang sedang kosong dan Ahok diminta untuk mengisinya. Ada Pertamina, PLN, BRI, BTN dan Inalum. Semua BUMN grade AAA. Gajinya juga gak main-main. Belum fasilitasnya yang VVIP.

Tapi, ini bukan masalah gaji. Ini masalah bakti. Kalau pengen gaji tinggi tapi gak mau pusing ya Ahok masuk BRI saja. BRI adalah bank dengan laba terbesar. Ahok tinggal meneruskan saja apa yang ada di sana.

Tapi pasti gak menarik untuk Ahok. Dia pengen ada tantangan seperti waktu di Jakarta. Kalau bisa sih maki-maki. Hahaha....

Nah kalau gitu, Ahok masuk Pertamina aja atau PLN sekalian. Pasti Ahok akan berhadapan mulai curut, kadal sampai komodo di sana. Itu perusahaan besar tapi jalannya masih kurang maksimal. Mereka banyakan diperas sampai susunya sudah tidak mau keluar.

Menarik jika Ahok mau masuk PLN misalnya. Selain bisa meningkatkan kinerja PLN, juga memaksimalkan pendapatannya, Ahok juga bisa berbakti dengan menurunkan harga listrik supaya banyak orang terbantu.

Dan mungkin saja kalau di sana, ada coretan beredar dengan spidol merah bertuliskan besar-besar, "LISTRIK NENEK LO!"

Seruput....

*Penulis buku Tuhan dalam Secangkir Kopi

Baca opini lain:

Baca berita:

Berita terkait
Posisi Ahok di Kementerian BUMN
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapatkan sambutan hangat dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Ahok Dewan Pengawas KPK, Ma'ruf Amin: Bunyinya Ada
Beredar kabar eks Gubernur DKI Jakarta Ahok menjadi Dewan Pengawas KPK, Wakil Presiden Maruf Amin mengaku mengetahui rumor itu.
Warganet Meminta Jokowi Memilih Ahok Jadi Pengawas KPK
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat dukungan besar dari warganet untuk menjadi Pengawas Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).
0
Arifin Panigoro Wantimpres Jokowi 'Sang Raja Minyak'
Presiden Jokowi resmi menunjuk Arifin Panigoro menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Arifin dijuluki Raja Minyak Indonesia.