UNTUK INDONESIA
Ahok Jadi Direksi BUMN November atau Desember Tahun Ini
Ahok, akan segera menempati jabatan penting di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada November atau Desember tahun ini.
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama saat menjadi pemateri di Universita Kristen Petra Surabaya, Senin 19 Agustus 2019. (Foto: Tagar/Ihwan Fajar)

Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok, akan segera menempati jabatan penting di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada November atau Desember tahun ini.

Saya cuma diajak untuk masuk di salah satu BUMN. Kalau untuk bangsa dan negara saya pasti bersedia.

"Mungkin nanti Desember, atau November saya tidak tahu, mungkin tanya ke Pak Menteri," ujar Ahok ketika ditemui di kantor Kementerian BUMN di Jakarta, Rabu, 13 November 2019, mengutip Antara.

Saat ini, setidaknya terdapat empat BUMN masih diisi oleh pelaksana tugas (plt), yakni PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), PT Perusahaan Listrik Negara (Tbk), dan PT Inalum.

Baca juga: Ahok Masuk BUMN, Kemungkinan Inalum atau Pertamina?

Sumber Tagar di Istana Presiden mengungkapkan, Ahok menjadi salah satu direksi BUMN adalah permintaan langsung Presiden Jokowi. Sumber tersebut menyebut kemungkinan besar Ahok akan masuk di PT Inalum atau Pertamina.

"Ahok diminta memperbaiki Inalum yang jadi holding BUMN tambang melawan hegemoni Amerika," ucap sumber tersebut.

Ahok datang ke kantor Kementerian BUMN sekitar pukul 09.38 WIB. Ia diundang oleh Menteri BUMN Erick Thohir untuk membicarakan mengenai pengelolaan BUMN ke depan. Ahok meninggalkan kantor Kementerian BUMN pukul 10.50 WIB.

Dalam pertemuannya dengan Menteri BUMN sekitar satu setengah jam itu, Ahok mengaku siap untuk dilibatkan mengelola di salah satu BUMN. Namun ia belum berkenan untuk mengemukakan lebih jauh terkait posisinya nanti.

"Saya cuma diajak untuk masuk di salah satu BUMN. Kalau untuk bangsa dan negara saya pasti bersedia. Apa saja boleh, yang penting bisa bantu negara," tegas Ahok.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sudah menyerahkan nama-nama calon direksi untuk tiga BUMN yaitu Bank Mandiri, BTN dan Inalum.

"Kemarin kan saya sudah sampaikan ada TPA yang menentukan posisi direksi BUMN, yang sudah diputuskan untuk Bank Mandiri dan BTN, hari ini kita ajukan Inalum, nanti tunggu keputusannya mungkin satu dua hari," kata Erick.

Presiden Jokowi melalui sidang Tim Penilai Akhir (TPA) akan menentukan sejumlah direktur utama (dirut) perusahaan BUMN yang saat ini tengah lowong, setelah terjadi penunjukan beberapa dirut BUMN yang masuk Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Berita terkait
Ahok Dewan Pengawas KPK, Ma'ruf Amin: Bunyinya Ada
Beredar kabar eks Gubernur DKI Jakarta Ahok menjadi Dewan Pengawas KPK, Wakil Presiden Maruf Amin mengaku mengetahui rumor itu.
Anies Upgrade Warisan Jokowi dan Ahok di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan melakukan pembaruan terhadap warisan eks pemimpin Pemprov DKI Jokowi dan Ahok.
Warganet Meminta Jokowi Memilih Ahok Jadi Pengawas KPK
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat dukungan besar dari warganet untuk menjadi Pengawas Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).
0
Pelesiran ke Sumsel, Najwa Shihab Pakai Gambo Muba
Najwa Shihab melakukan aktivitas ke beberapa daerah di Sumatera Selatan untuk mengkampanyekan budaya membaca.