Denmark Cabut Semua Pembatasan Terkait Covid-19

Denmark tidak lagi menerapkan pembatasan terkait Covid-19, tidak ada yang memakai masker, pegawai sudah bekerja di kantor
Toko-toko mulai dibuka di tengah pandemi Covid-19 di Kopenhagen, Denmark, 1 Maret 2021 (Foto: voaindonesia.com - Ritzau Scanpix/Philip Davali via REUTERS).

Kopenhagen – Denmark tidak lagi menerapkan pembatasan terkait Covid-19. Tidak ada yang memakai masker, pegawai sudah bekerja di kantor, dan besok akan digelar konser yang 50 ribu tiketnya terjual habis. Negara itu, Jumat, 10 September 2021, mencabut kewajiban menunjukkan kartu vaksin bagi pengunjung klub malam, mengakhiri pembatasan terakhirnya terkait pandemi.

Kartu vaksin diberlakukan pada Maret 2021 ketika Denmark perlahan mulai melonggarkan pembatasan. Keharusan menunjukkan kartu itu di semua tempat dihapus pada 1 September kecuali di klub malam. Mulai 10 September 2021, keharusan itu pun dicabut dari klub malam.

pelanggan di toko bir di kopenhagenSeorang pelanggan di tempat pembuatan bir Denmark, Mikkeller\'s pub Warpigs, menunjukkan “Corona pass” mereka (Foto: voaindonesia.com/AFP)

Konser di Kopenhagen Sabtu, 10 September 2021, yang pertama di Eropa, akan dihadiri 50.000 orang. Pada 4 September 2021, Live Nation menyelenggarakan festival terbuka pertama di Kopenhagen, diberi nama "Back to Live", dihadiri 15.000 orang.

Di negara Skandinavia itu, kampanye vaksinasi berjalan cepat, dengan 73% dari 5,8 juta penduduk telah divaksinasi penuh. Di kalangan kelompok usia 65 tahun ke atas, cakupan vaksinasi mencapai 96%.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Denmark mendapat manfaat dari kepatuhan publik terhadap pedoman dan strategi penanganan Covid-19 yang diadopsi pemerintah.

Warga duduk di Kaffesalonen di kopenhagenWarga duduk di Kaffesalonen (The Coffee Saloon) saat pembatasan Covid-19 dilonggarkan, di pusat Kopenhagen, Denmark, 21 April 2021 (Foto: voaindonesia.com - REUTERS/Tim Barsoe/File Photo)

Dengan sekitar 500 kasus Covid-19 setiap hari dan tingkat reproduksi 0,7, pihak berwenang Denmark menyatakan telah mengendalikan virus. Namun, Menteri Kesehatan Denmark, Magnus Heunicke, bertekad bahwa pemerintah tidak akan ragu untuk segera menerapkan kembali pembatasan jika perlu.

Pihak berwenang bersikeras bahwa kembalinya ke kehidupan normal harus dibarengi dengan langkah-langkah kebersihan yang ketat dan isolasi bagi orang sakit (ka/ab)/voaindonesia.com. []

Denmark Pakai Realitas Virtual Genjot Vaksinasi Covid-19

Virus Corona Varian Baru Terdeteksi di Denmark dan Jerman

Paspor Digital Vaksinasi Virus Corona Swedia dan Denmark

Risiko Pandemi Baru, Denmark Musnahkan 15 Juta Hewan Carpelai

Berita terkait
Denmark Pakai Realitas Virtual Genjot Vaksinasi Covid-19
Para peneliti Denmark menggunakan realitas virtual untuk mendorong lebih banyak warga yang jalani vaksinasi Covid-19
0
Denmark Cabut Semua Pembatasan Terkait Covid-19
Denmark tidak lagi menerapkan pembatasan terkait Covid-19, tidak ada yang memakai masker, pegawai sudah bekerja di kantor