Dedi Mulyadi Tegaskan Pesta Rakyat Garut yang Ricuh Tidak Pakai Anggaran Pemda

Maula Akbar Mulyadi Putra (Ula), Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) anak Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, menikahi Luthfianisa Putri Karlina.
Dedi Mulyadi Tegaskan Pesta Rakyat Garut yang Ricuh Tidak Pakai Anggaran Pemda. (Foto: Tagar/Dok ist)

TAGAR.id, Jakarta - Maula Akbar Mulyadi Putra (Ula), Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) anak Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, menikahi Luthfianisa Putri Karlina, Wakil Bupati Garut yang juga anak Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto.

Akad nikah diselenggarakan di Pendopo Garut pada Rabu siang (16/7), lalu pesta rakyat perayaan pernikahan itu rencananya digelar di Alun-Alun dan Pendopo Garut sejak Jumat sore (18/7).

Tragedi memilukan terjadi kala pesta rakyat hendak digelar: Masyarakat berebut masuk ke gerbang pendopo sehingga terjadi kericuhan bahkan bertindihan. 3 orang tewas dalam peristiwa ini.

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa anggaran pesta pernikahan itu tidak menggunakan dana pemerintah daerah sama sekali.

"Tidak ada kaitan dengan anggaran pemerintah dan tidak melibatkan pemerintah," kata Dedi kepada kumparan, Sabtu (19/7).

Dedi melanjutkan, "Ini acara pribadi makanya (pertunjukan) kesenian pun adalah kesenian yang pribadi, tidak pemerintah."

Tadinya, pesta rakyat akan menyuguhkan sejumlah pertunjukan kesenian hingga jajanan dari para pedagang usaha mikro, kecil, menengah (UMKM).

Dedi memberikan potongan video perbincangan ia dengan anaknya, Ula. Dedi bertanya ke Ula, berapa porsi makanan yang disediakan, apakah hingga 5 ribu porsi? Ula pun menjawab "sekuat-kuatnya".

3 orang tewas dalam tragedi tersebut, yakni:

  • Vanian Aprilia (8 tahun), warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.
  • Dewi Jubaedah (61 tahun), warga ber-KTP Jalan Lontar II, Koja, Jakarta Utara.
  • Brigadir Cecep Saeful Bahri (39 tahun), anggota Polres Garut.

Dedi menyampaikan uang duka Rp 150 juta kepada keluarga yang mendapatkan musibah ini. []

Berita terkait
Mendikdasmen Ingatkan Dedi Mulyadi Soal Kebijakan Jam Masuk Sekolah
Mendikdasmen Abdul Muti mengingatkan semua pihak mengikuti aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Soal Cirebon Diusulkan Jadi Daerah Istimewa, Dedi Mulyadi: Tidak Masalah
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi diminta tanggapan terkait usulan agar Cirebon dijadikan daerah istimewa, sebagaimana Solo.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jawab soal Isu Debat dengan Remaja soal Perpisahan-Wisuda Settingan
Dedi Mulyadi dengan remaja perempuan menyoal larangan wisuda dan perpisahan di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.