David Chalik Pamer Sepatu, Ramlan Puji Batik Bukittinggi

Artis dan presenter David Chalik selaku Calon Wakil Wali Kota Bukittinggi pamer sepatu untuk menjelaskan programnya jika menang di Pilkada 2020.
Penampilan artis David Chalik sebagai Calon Wakil Wali Kota dalam debat publik Pilkada 2020 di Kota Bukittinggi. (Foto: Tagar/Rifa Yanas)

Bukittinggi -  Pelaksanaan Debat Publik putaran pertama Pilkada 2020 di Kota Wisata berlangsung menarik. Calon Wakil Wali Kota Bukittinggi David Chalik bahkan pamer sepatu untuk menjelaskan programnya jika terpilih pada 9 Desember 2020 mendatang.

Hal ini tersaji dalam sesi keempat debat yang ditutup dengan kesempatan Pasangan Calon Nomor Urut 3, Irwandi-David untuk bertanya kepada Paslon Nomor Urut 1, Ramlan-Syahrizal.

“Tadi saya dengar Paslon Nomor urut 1 menyebut tentang RPJMD, ini kan produk setelah menjadi kepala daerah. Kota Bukittinggi memiliki sekitar 3.172 pelaku UMKM. Bagaimana program bapak untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM ini,” tanya Irwandi.

Mendapatkan pertanyaan itu, Ramlan Nurmatias lalu membeberkan sederet upaya yang telah ditempuhnya selama menjabat. Ramlan mengaku telah mendorong tumbuhnya UMKM baru di Kota Bukittinggi sesuai dengan permintaan pasar dan perkembangan zaman.

“Misalnya, dua tahun lalu kami dorong lahirnya UMKM tanaman hias. Kini mereka sudah beromzet di atas Rp 25 juta perbulan. Silakan dicek ke Bukik Apik. Selain itu, sudah saya resmikan program bantuan modal tanpa jaminan, tanpa agunan. Bisa dicek ke Baznas. Kemudian, BPR Jam Gadang juga gunanya itu. Sudah kita siapkan semua langkah untuk membina UMKM yang ada,” terang Ramlan.

Baca juga: Debat Ramlan Nurmatias dan Erman Safar Soal Pedagang

Mendengarkan jawaban Ramlan tersebut, giliran David Chalik yang memberi tanggapan setelah dipersilakan moderator debat. David Chalik lalu membuka sebelah sepatunya dan mengangkatnya di podium.

“Saya pelaku UKM, bukan hanya butuh modal. Sepatu yang saya pakai ini asli buatan Bukittinggi. Kami tidak hanya butuh bantuan modal tapi juga butuh how to sell, banyak program Kementerian yang bisa disinergikan. Seharusnya pemerintah tidak hanya berpikir market lokal. Harusnya bisa memanfaatkan E-Commerce,” tutur sang aktor sekaligus presenter itu.

Lihat juga: Debat Pilkada Bukittinggi, Ini Sebab Pecahnya Kongsi Irwandi

Ramlan Nurmatias lalu menanggapi apa yang disampaikan David. Tidak mau kalah, Ramlan juga memegang dan memuji baju batik yang dipakai oleh rekannya Calon Wakil Wali Kota, Syahrizal.

“Baju batik yang dipakai Pak Syahrizal ini juga asli buatan Bukittinggi. UMKM Bordir dan Sulam telah berkembang di Kota Bukittinggi. Inilah nilai lebihnya kita yang berlatarbelakang swasta. Namun, harus juga diakui UMKM kita belum mampu ekspor, masih terbatas di SDM dan bahan baku. Maka, kami bina secara perlahan. Kita ini, Pak David, belum bisa mimpi terlalu jauh. Tapi kami dorong dengan bantuan modal agar UMKM terus tumbuh,” pungkas Ramlan.

Debat kandidat Pilkada Bukittinggi putaran pertama, berlangsung di Hotel Grand Royal Denai, Sabtu, 14 November 2020 dan disiarkan secara langsung melalui layanan live streaming TVRI. Protokol kesehatan diterapkan secara ketat, pihak yang diizinkan hadir di lokasi debat sangat dibatasi jumlahnya.[]

Berita terkait
Debat Pilkada Bukittinggi, Ini Sebab Pecahnya Kongsi Irwandi
Cawako Bukittinggi, Irwandi tersulut pertanyaan lawan debat sehingga membeberkan sebab pecah kongsi dengan Ramlan Nurmatias selaku petahana.
Debat Ramlan Nurmatias dan Erman Safar Soal Pedagang
Pelaksanaan Debat Publik putaran pertama Pilkada Bukittinggi 2020 berlangsung sengit. Ramlan Nurmatias dan Erman Safar beradu gagasan dan program.
Profil Lengkap 3 Calon Wali Kota Bukittinggi di Pilkada 2020
Tiga orang calon Wali Kota Bukittinggi diprediksi bertarung di Pilkada 2020.
0
Permintaan Risma Kepada ASN Kemensos di Hari Lahir Pancasila
Mensos minta semua teman-teman di lingkungan Kemensos menegakkan integritas. Bayangkan bila kita salah mengetik angka bisa merugikan negara.