UNTUK INDONESIA
Dari Jakarta Ibu Hamil di Yogyakarta Positif Corona
Setelah tiga hari tidak ada kasus baru, pada 5 Juni 2020 ditemukan satu kasus di Yogyakarta. Dia merupakan ibu hamil sepulang dari Jakarta.
Ilustrasi Corona (Foto: pixabay)

Yogyakarta - Seorang ibu hamil dinyatakan positif terpapar Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hal itu berdasarkan laporan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY yang mana pada Jumat, 5 Juni 2020, terdapat tambahan satu kasus Corona.

Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih menjelaskan, pasien itu datang dari Jakarta pada 1 Juni 2020. Ia berjenis kelamin perempuan, usia 29 tahun, asal Kota Yogyakarta. "Dia masuk ke rumah sakit pada 2 Juni 2020 kemarin," kata pada Jumat, 5 Juni 2020.

Ia menyebut setibanya di Yogyakarta pasien itu langsung melakukan persalinan karena usia kandungan sudah sembilan bulan. Bayi lahir dengan kondisi sehat namun belum dilakukan uji swab. Saat ini bayinya dibawa pulang ke rumah oleh pihak keluarga.

Menurutnya, tenaga medis yang membantu melakukan proses kelahiran anak sudah menggunakan alat pelindung diri (APD). Pihaknya juga melacak riwayat kontak si ibu muda itu.

Dia masuk ke rumah sakit pada 2 Juni 2020 kemarin.

Dengan demikian, jumlah kasus positif Covid-19 di DIY tercatat sebanyak 238 orang per 5 Juni 2020 pukul 16.00 WIB. Rinciannya pasien sembuh 175 orang, masih perawatan 55, dan meninggal delapan orang.

Rincian Covid-19 Jogja 5 Juni 2020Rincian Covid-19 di DIY per Jumat, 5 Juni 2020. (Grafis: Humas Pemda DIY)

Sedangkan yang negatif ada 1.191. Masih dalam proses laboratorium ada 160. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 6.917 orang. Pasien dalam pengawasan (PDP) 1.589 orang dengan rincian 110 orang di antaranya rawat inap, 1.384 orang rawat jalan dan atau selesai pengawasan, dan 95 orang meninggal.

Selain ada penambahan satu kasus positif baru, pada hari yang sama dilaporkan tidak ada penambahan pasien yang dinyatakan sembuh. Di sisi lain ada penambahan tujuh kasus negatif setelah menjalni uji swab.

Pemda DIY Beri ODP Vitamin

Pemda DIY memberikan vitamin kepada ODP yang ada di Yogyakarta. Pemberian vitamin dilakukan agar daya tahan mereka tetap terjaga dan tidak tertular Korona. Untuk PDP sudah mendapat asupan vitamin dari rumah sakit tempatnya dirawat.

"Vitamin yang kami berikan itu B kompleks. Di dalamnya sudah ada vitamin C juga, zinc, dan kami beri madu juga," kata Sekretaris daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji.

Dia mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah meski dalam waktu tiga hari sebelumnya tidak ada penambahan kasus Covid-19 di DIY. Menurut dia, masyarakat wajib menjaga jarak, memakai masker, dan rajin cuci tangan.

Ia berharap, tidak ada penambahan kasus menjadi pertanda bahwa Korona di DIY bisa dikendalikan. "Pemerintah juga sedang melakukan rapid diagnostic test (RDT) massal," katanya. []

Baca Juga:

Berita terkait
New Normal Sektor Pendidikan di Yogyakarta
Pemda DIY menyongsong new normal. Sektor pendidikan dibuka terakhir demi pertimbangan keselamatan siswa.
Tiga Hari Tak Ada Kasus Baru Covid-19 di Yogyakarta
Tiga hari tidak ada penambahan kasus Corona baru di DIY. Di sisi lain, tenaga medis perlu mendapat perhatian.
Salat Jumat di Masjid Sudah Diizinkan di Yogyakarta
Tempat ibadah di DIY sudah bisa digunakan lagi untuk kegiatan peribadatan, termasuk salat Jumat berjamaah mulai Jumat, 5 Juni 2020.
0
Dari Jakarta Ibu Hamil di Yogyakarta Positif Corona
Setelah tiga hari tidak ada kasus baru, pada 5 Juni 2020 ditemukan satu kasus di Yogyakarta. Dia merupakan ibu hamil sepulang dari Jakarta.