UNTUK INDONESIA
Cuti Bersama, Protokol Kesehatan di Bukittinggi Makin Ketat
Kota Bukittinggi sebagai daerah tujuan wisata utama di Sumatera Barat akan berlakukan protokol kesehatan ketat di objek wisata.
Rapat koordinasi cuti bersama diikuti pejabat Kota Bukittinggi. (Foto: Tagar/Humas Bukittinggi/Yulman)

Bukittinggi - Untuk mencegah terjadinya resiko penularan Covid-19, Kota Bukittinggi sebagai daerah tujuan wisata utama di Sumatera Barat akan berlakukan protokol kesehatan ketat di objek wisata.

"Bukittinggi tentunya akan ramai dikunjungi wisatawan akhir bulan ini seiring berlakunya cuti bersama. Kita siap untuk menindaklanjuti apa yang disampaikan pada rakor. Kita juga siap memberikan edukasi kepada masyarakat agar selama libur panjang dapat senantiasa menjalankan protokol kesehatan,” ujar Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bukittinggi Zaenuddin.

Zaenuddin bersama Forkompimda setempat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi Penyebaran Covid-19 saat libur panjang akhir Oktober 2020 sebagaimana yang ditetapkan dalam Keppres No.17 tahun 2020 tentang Cuti Bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara di Bukittinggi Command Center (BCC) Balaikota Bukittinggi, Kamis, 22 Oktober 2020.

Rakor yang digelar secara virtual melalui video conference tersebut bertujuan sebagai langkah antisipasi guna mencegah semakin meluasnya penyebaran Covid-19 selama pelaksanaan libur panjang bersama yang dipimpin oleh Menko Bidang Polhukam Machfud MD dengan didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala BNPB Doni Monardo.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan bahwa pekan depan ada cuti bersama dan hari libur, yakni pada tanggal 29 Oktober 2020 yang merupakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan ada dua hari cuti bersama pada pekan itu yakni pada tanggal 28 dan 30 Oktober 2020 sesuai dengan Keppres No.17 tahun 2020.

“Mengingat waktu liburan yang cukup panjang, maka perlu dilakukan antisipasi terhadap kerawanan di bidang lalu lintas udara, darat dan air termasuk antisipasi kerawanan pada kegiatan kepariwisataan, keagamaan dan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu Menkopolhukam Machfud MD dalam arahannya mengatakan bahwa libur panjang dan cuti bersama akhir Oktober ini sangatlah rentan dan potensial dengan terjadinya pelanggaran protocol kesehatan, seperti terjadinya kerumunan massa ditempat wisata, reunian, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Mengingat potensial terjadinya pelanggaran protocol kesehatan, hal ini harus diantisipasi agar tidak terjadinya penularan Covid-19,” ungkapnya.

Terkait perayaan keagamaan, kata Machfud, negara sangat menghormatinya, oleh sebab itu ada penetapan hari libur untuk setiap perayaan keagamaan, tetapi Indonesia bukanlah negara agama, juga bukan negara sekuler.

“Indonesia adalah negara yang beragama,” sebut Machfud berharap perayaan Maulid Nabi tahun ini dapat diambil hikmahnya, tanpa melanggar protokol kesehatan. 

”Harusnya ada perubahan yang lebih baik dari sebelumnya atas peringatan Maulid Nabi ini, salah satunya dengan tidak melanggar protocol kesehatan,” tuturnya.

Untuk itu Machfud meminta para pimpinan daerah dan forkompimda dapat berkoordinasi guna meningkatkan antisipasi potensi pelanggaran protocol kesehatan selama libur panjang dan cuti bersama Oktober ini di daerah masing – masing.

Pjs.Walikota Bukittinggi Zaenuddin yang dihubungi usai Rakor mengatakan bahwa akan menindak lanjuti apa yang telah menjadi arahan dan penekanan dalam Rakor tersebut.[]

Berita terkait
Mahfud MD: Baru Kemarin Bersama Anies Baswedan Culun
Mahfud MD memberi ucapan selamat wisuda kepada anak gadis Anies Baswedan sembari mengenang masa kecil Gubernur DKI Jakarta itu.
Pasien Meninggal Dunia di RSAM Bukittinggi Terus Bertambah
Jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi kembali bertambah.
Gaya Kampanye Ramlan dan Syahrizal di Rumah Warga
Pasangan Calon Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dan Calon Wakil Wali Kota Syahrizal Dt Palang Gagah menggelar kampanye tatap muka.
0
Cuti Bersama, Protokol Kesehatan di Bukittinggi Makin Ketat
Kota Bukittinggi sebagai daerah tujuan wisata utama di Sumatera Barat akan berlakukan protokol kesehatan ketat di objek wisata.