Curahan Hati Wanita di Takalar yang Ditinggal Suami Selamanya

Pasca kepergian sang suami, Kartini tak hentinya meneteskan air mata dan merasa tak kuat untuk ditinggalkan selama-lamanya.
Unggahan Kartini di media sosial miliknya. (Foto: Tagar/Dok. Pribadi Kartini)

Makassar - Kartini, seorang wanita berusia 24 tahun, di Kabupaten Gowa, kehilangan suami yang di cintainya, Al Qadri, 24 tahun, meninggal karena kecelakaan. Pasca kepergian sang suami, Kartini tak hentinya meneteskan air mata dan merasa tak kuat untuk ditinggalkan selama-lamanya.

Kesedihan kartini ini terlihat dari beberapa postingan atau unggahan di media sosial miliknya. Dari pantauan akun Instagram Kartini, bernama Ninii.as, dia mengunggah foto saat moment mereka bersama atau jelang pernikahan. Dalam foto tersebut, ia tak pernah menyangka ditinggalkan oleh Al Qadri untuk selamanya.

Jangan bangunkan saya dari mimpi ya Allah.

"Mengapa endingnya begini ya Allah, Dg Kasang kita orang yg tidak mau kalau saya sakit, lecet. Tapi kenapa dikasi begini ka, katanya tidak mauki tinggal ka, kenapa ditinggalja (emot patah hati dan emot menangis tiga kali)," tulis ninii.as dalam keterangan foto yang diunggahnya sejak 20 jam yang lalu.

KartiniUnggahan Kartini di media sosial miliknya. (Foto: Tagar/Dok. Pribadi Kartini)

Unggahan Kartini di sosial media miliknya itu, sudah direspon dengan 452 komentar. Warganet atau teman Instagramnya, terus memberikan semangat dan meminta Nini atau Kartini untuk bersabar atas kepergian suaminya, Al Qadri.

Baca juga:

"Ahh Nini, yang sabar sayang. Nini orang kuat, Tuhan cuma mau kak Adry tidak sakit lagi sayang," tulis akun anggiputriwann.

Selain mengunggah foto tersebut, Kartini juga sempat mengunggah beberapa status lainnya. Sekitar 20 jam yang lalu, Kartini membuat status di akun TikTok miliknya dan ia menuliskan keterangan video "Dg Kasang, saya patah hati sekali, saya tidak kuat (emot menangis dan patah hati)".

Kemudian, unggahannya yang lain juga, dia terus mencurahkan isi hatinya jika tak kuat lagi ditinggalkan untuk selama-lamanya. Ia juga tidak pernah menyangka, suaminya ini pergi secepat itu.

"Jangan bangunkan saya dari mimpi ya Allah (emot nangis dan patah hati) Dg Kasang, kenapa hidup saya patah begini (emot nangis)," tulis Nini.as 17 jam yang lalu.

KartiniUnggahan Kartini di media sosial miliknya. (Foto: Tagar/Dok. Pribadi Kartini)

"Dg Kasang, dimana saya harus temuiki (emot nangis dan patah hati) semua hancur untuk saya" tulisnya lagi lima jam lalu. Kemudian, "Sayang dimana saya harus bercerita" tulisnya di dalam foto makam atau kuburan mendiam suaminya yang diunggah sekitar dua jam yang lalu.

Sebelumnya, viral potongan video yang memperlihatkan seorang wanita histeris karena ditinggal oleh suaminya untuk selama-lamanya atau meninggal dunia di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Video ini pertama kali diunggah akun Instagram Makassar__info, Kamis 29 Oktober 2020, kemarin.

Dalam rekaman video, sang istri terlihat tak kuasa menahan kesedihannya. Dia nampak menangis histeris dihadapan jasad suaminya yang sudah terbujur kaku. Beberapa keluarganya terus berusaha memberikannya semangat.

Belakangan diketahui, sang suami bernama, Al Qadri dan istri bernama Kartini. Mereka baru saja melangsungkan pernikahan, akad nikah di rumah mempelai wanita di Jalan Embun Pagi, Malino, Gowa pada 17 Oktober 2020.

Sayang dimana saya harus bercerita.

Kemudian, resepsi pernikahan di rumah mempelai pria di Desa Lassang, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, pada 18 Oktober 2020, lalu.

Masih di moment bahagia, setelah mereka mengucapkan janji suci dalam ikatan pernikahan, tiba-tiba takdir berkata lain. Kabar yang beredar, di hari ketiga pasca pernikahan atau tepatnya 21 Oktober 2020, sang suami mengalami kecelakaan sepeda motor.

Dia mengalami luka serius dan koma, hingga dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Makassar.

Setelah diberikan perawatan sepekan lamanya, dia tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada 28 Oktober 2020. []

Berita terkait
Dibubarkan, Pelaku Balap Liar di Makassar Tinggalkan Kendaraan
Pelaku balap liar di Makassar kocar-kacir saat dibubarkan polisi. Salah satunya meninggalkan kendaraannya karena mogok.
Remaja Makassar Tanam Sayuran Hidroponik di Balkon Rumah
Seorang remaja di Kota Makassar mengisi waktu luangnya seusai belajar daring dari rumah dengan menanam sayuran hidroponik di balkon rumahnya.
Pelaku Pencurian 15 Emas Batangan di Makassar Ditangkap
Tim Resmob Polda sulsel berhasil menangkap pelaku pembobol rumah warga dan membawa lari emas batangan seberat 2 Kg.
0
Permintaan Risma Kepada ASN Kemensos di Hari Lahir Pancasila
Mensos minta semua teman-teman di lingkungan Kemensos menegakkan integritas. Bayangkan bila kita salah mengetik angka bisa merugikan negara.