UNTUK INDONESIA
Corona Buat 1.266 Hotel Tutup, Gimana Nasib Karyawan?
Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan sekitar 1.266 hotel di Tanah Air telah tutup.
Hotel menyalakan lampu kamar dan membentuk tanda cinta saat aksi "From Jogja With Love" di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu, 4 April 2020. (Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko)

Jakarta - Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan sekitar 1.266 hotel di Tanah Air telah tutup sejak terjadi penyebaran virus corona atau Covid-19, awal Maret 2020.

"Laporan terakhir yang dinyatakan tutup 1.266 hotel per kemarin. Kalau yang real pasti lebih banyak, karena kita berdasarkan laporan. Kalau tidak lapor kita tidak tahu," ucap Hariyadi Sukamdani di Jakarta, Selasa, 7 April 2020 seperti dilansir dari Antara.

Dengan tutupnya 1.266 hotel, kata dia secara otomatis berimbas pada karyawan yang bekerja di sana. Meski belum menjabarkan data secara detail, ia memperkirakan ada lebih dari 150 ribu orang karyawan yang terdampak dengan penutupan hotel. 

Makanan Tenaga MedisPetugas medis berjalan membawa makanan di hotel Cempaka, Jakarta, Jumat, 3 April 2020. PT Jakarta Tourisindo menyediakan makanan untuk tenaga medis dan kesehatan yang menangani pandemi virus corona atau Covid-19. (Foto: Antara/Nova Wahyudi)

Sebab, seluruh karyawannya telah diminta untuk cuti di luar tanggung jawab perusahaan. "Karena perusahaan sama sekali tidak bisa membayar," ujarnya.

Selain hotel, menurutnya restoran juga terkena imbas Covid-19. Menurut dia sudah cukup banyak restoran yang menutup usahanya, salah satunya karena sejumlah mal di Ibu Kota memutuskan untuk menutup operasionalnya selama masa tanggap darurat.

Namun, ia belum bisa menjelaskan data pasti jumlah restoran yang tutup selama pandemi corona. Sebab, data restoran menurut dia cukup sulit didapat karena bisnis tersebut dinilai paling tak disiplin ketika dimintai data.

Dalam situasi seperti sekarang, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Meski memang, permasalahan ekonomi kembali lagi pada cashflow masing-masing perusahaan.

"Tapi balik lagi, kalau masalahnya adalah ekonominya berhenti kan tidak bisa diapa-apain. Otomatis semua tidak sanggup karena tidak ada cashflow," ujarnya.

Hanya yang menjadi kekhawatirannya, karena tidak ada pemasukan, maka hotel tak akan mampu membayar gaji karyawan yang masih bekerja. Demikian pula Tunjangan Hari Raya (THR) mengingat Ramadhan dan Idul Fitri yang akan menjelang.

"Perusahaan kan ditopang cashflow. Sekarang tidak ada. Sekarang yang jadi masalah besar adalah kelangsungan karyawan. Kalau perusahaan tidak ada income, kita enggak bisa bayar gaji karyawan. Nanti THR juga tidak bisa," katanya. []


Berita terkait
Nama 1.028 Hotel Tutup di Indonesia Saat Pandemi Covid-19
Gelombang tsunami Covid-19 menggulung industri perhotelan. Berikut daftar nama 1.028 hotel tutup di Indonesia pada masa pandemi virus corona.
Hotel di Bali Banting Harga di Tengah Pandemi Corona
Sejumlah hotel di Bali menawarkan paket harga murah agar bisa bertahan di tengah pandemi virus corona.
Pajak Hotel dan Restoran di Pessel Gratis 3 Bulan
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menggratiskan pajak hotel dan restoran di daerah itu selama tiga bulan.
0
Pertamina Sulap Lapangan Bola Jadi RS Darurat Covid-19
Pertamina menyulap bekas lapangan sepak bola seluas 22.700 meter persegi di Simprug, Senayan, Jakarta Selatan menjadi RS Darurat Covid-19.