UNTUK INDONESIA

Copot Baliho Rizieq Shihab, PA 212: TNI Buat Resah dan Gaduh

Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyindir TNI ambil alih tugas Satpol PP turunkan baliho Habib Rizieq Shihab.
Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyindir TNI ambil alih tugas Satpol PP turunkan baliho Habib Rizieq Shihab. (Foto: Antara/Aprillio Akbar)

Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menilai kegiatan pencopotan baliho Imam Besar (IB) Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) yang dilakukan TNI telah mengambil alih tugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Sangat disayangkan oknum TNI itu menghinakan korps TNI itu sendiri dengan mengambil alih tugas Satpol PP. Padahal, Satpol PP saja menurunkan baliho tidak perlu konvoi kendaraan," ujar Novel saat dikonfirmasi Tagar, Sabtu, 21 November 2020.

Sayang TNI telah menodai itu semua, melukai hati rakyat dan membuat resah dan gaduh.

Novel menilai tindakan TNI itu menjadi bentuk unjuk kekuatan terhadap rakyat sipil yang tak punya kekuatan apa-apa. Seharusnya, kata dia, TNI mengayomi rakyatnya karena tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) sebagai penjaga pertahanan negara.

Baca juga: Reaksi FPI Makassar soal Baliho Habib Rizieq Dicopot di Jakarta

"Sayang TNI telah menodai itu semua, melukai hati rakyat dan membuat resah dan gaduh, menjadi potret buruk bagi bangsa ini di mata dunia internasional. Betapa terkoyaknya persatuan antara rakyat dan TNI, sehingga menjadi sangat lemah pertahanan yang ada di negara kita di hadapan dunia," ucapnya.

Novel BamukminWakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin. (Foto: Tagar/Instagram @mentengboyspersija)

Untuk diketahui, insiden penurunan baliho bergambar Habib Rizieq Shibab pada akhir pekan ini menjadi ramai diperbincangkan. Terlebih, baliho itu dicopot oleh anggota TNI.

Baca juga: Baliho Dirgahayu RI Habib Rizieq di Semarang Ikut Diturunkan

Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman pun merespons dengan mengatakan bahwa dia yang memerintahkan prajuritnya untuk menurunkan baliho pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab.

Bahkan, ia mengancam untuk membubarkan FPI jika tak taat terhadap hukum. Kabar penurunan baliho itu sebelumnya viral setelah video yang orang berbaju loreng melakukan aksinya.

"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya, karena beberapa kali Pol PP menurunkan, dinaikkan lagi. Itu perintah saya," kata Dudung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 20 November 2020. []

Berita terkait
Baliho Rizieq Shihab Dicopot TNI, PA 212: Rakyat Dijadikan Musuh
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyebut TNI copot baliho Habib Rizieq Shihab rezim musuhi rakyat.
Denny Siregar: Poin Penting TNI Copot Baliho Rizieq Shihab
Denny Siregar menyebutkan ada beberapa poin penting turunnya TNI mencopot baliho dan poster Rizieq Shihab.
Dukung TNI, NasDem: Copot Semua Baliho Provokatif!
Politisi NasDem nonaktif, Irma Suryani Chaniago memastikan partainya mendukung penuh langkah TNI menindak tegas politik identitas.
0
Copot Baliho Rizieq Shihab, PA 212: TNI Buat Resah dan Gaduh
Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyindir TNI ambil alih tugas Satpol PP turunkan baliho Habib Rizieq Shihab.