Coki Pardede Jalani Rehabilitasi, Sang Bandar Dipenjara

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan pasti perihal rentang waktu sang komika menjalani rehabilitasi atas adiksinya terhadap narkotika.
YouTuber Coki Pardede. (Foto: Tagar/Istagram/@cokipardede666)

Jakarta - Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima menegaskan komika Coki Pardede akan jalani rehabilitasi narkoba di RSKO Cibubur, Jakarta Timur.

"Namanya proses penjara atau tidak, melihat unsur pidananya memenuhi unsur atau tidak. Nah ini kan tidak memenuhi," kata Deonijiu De Fatima saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 7 September 2021.

Dia menjelaskan, Coki adalah korban penyalahgunaan narkotika yang sepatutnya menjalani rehabilitasi. Sementara, pihak pengedar atau bandar narkoba, RA adalah pihak yang wajib diproses secara hukum.


Dia (Coki) adalah korban, sehingga enggak kena unsur proses lebih lanjut. Hanya rehabilitasi.


"Proses hukumnya ke bandarnya, bandarnya kan udah nangkep proses hukumnya," katanya.

"Dia (Coki) adalah korban, sehingga enggak kena unsur proses lebih lanjut. Hanya rehabilitasi."

Kendati demikian, Deoniju tak memberikan keterangan pasti perihal rentang waktu sang komika menjalani rehabilitasi atas adiksinya terhadap narkotika.[]

Baca Juga:

Berita terkait
DPR Dukung Polri Bongkar Sindikat Narkoba Sampai ke Artis
Dia mengatakan agar para artis yang telah ditangkap agar menjalani rehabilitasi sehingga diharapkan ketika sudah kembali bebas.
Terkait Kasus Narkoba Artis NR dan AB, Polisi Membenarkan
Kabar soal penangkapan terhadap NR dan AB sudah mencuat di dunia maya sejak Rabu, 7 Juli 2021 malam. Polda Metro Jaya membenarkan kabar tersebut.
Suami Artis Nindy Ayunda Ditangkap Polisi Atas Kasus Narkoba
Suami artis Nindy Ayunda, Askara Harsono, ditangkap aparat Kepolisian Resor Jakarta Selatan atas kasus dugaan penyalahgunaan narkotika.
0
Coki Pardede Jalani Rehabilitasi, Sang Bandar Dipenjara
Pihak kepolisian belum memberikan keterangan pasti perihal rentang waktu sang komika menjalani rehabilitasi atas adiksinya terhadap narkotika.